Rabu, 6 Mei 2026

Kabupaten Malang

Wisata Gunung Bromo Ditutup Total Saat Nyepi 19–20 Maret 2026, Buka Kembali Sabtu Siang

Balai Besar TNBTS resmi menutup akses wisata mulai 19–20 Maret 2026 untuk menghormati saudara-saudara kita yang merayakan Hari Raya Nyepi.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Benni Indo | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
SURYAMALANG.COM/Sarah Elnyora
GUNUNG BROMO TUTUP - Tampak bukit ikonik yang menjadi spot terbaik untuk menyaksikan golden sunrise dan pemandangan kaldera, yaitu Pananjakan 1 didokumentasikan pada (15/4/2024). Balai besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menutup sementara akses pariwisata ke kawasan yang dilakukan untuk menghormati peringatan Nyepi yang akan dilaksanakan oleh umat Hindu pada 19 Maret 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Kawasan wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ditutup total mulai 19 hingga 20 Maret 2026 guna menghormati Hari Raya Nyepi
  • Seluruh kegiatan wisata dan non-esensial dihentikan, kecuali untuk penanganan darurat dengan izin khusus. 
  • Kawasan akan dibuka kembali bagi wisatawan pada 21 Maret 2026 pukul 12.00 WIB. 
  • Pelaku jasa wisata di Surabaya mengungkapkan para calon pengunjung, termasuk wisatawan mancanegara, umumnya sudah memahami kebijakan tahunan ini.

SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG - Balai besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menutup sementara akses pariwisata ke kawasan.

Penutupan ini dilakukan untuk menghormati peringatan Nyepi yang akan dilaksanakan oleh umat Hindu pada 19 Maret 2026.

“Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) perlu menyampaikan informasi terkait penutupan sementara kegiatan kunjungan wisata di seluruh kawasan TNBTS" ujar Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Rudijanta Tjahja Nugraha, Rabu (18/3/2026).

"Kebijakan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan ibadah keagamaan serta upaya menjaga kelestarian ekosistem kawasan konservasi,” imbuhnya. 

Penutupan Kawasan untuk Penghormatan Nyepi

Penutupan total kegiatan wisata akan dilaksanakan pada tanggal 19 Maret 2026 hingga 20 Maret 2026.

Langkah ini dilakukan untuk menghormati Hari Raya Nyepi, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan khidmat tanpa adanya aktivitas wisata di dalam kawasan taman nasional.

“Kunjungan wisata akan dibuka kembali mulai 21 Maret 2026 pukul 12.00 WIB,” imbuh Rudijanta.

Rudijanta menjelaskan, selama masa penutupan, seluruh aktivitas kunjungan wisata dan kegiatan non-esensial dihentikan sementara.

Baca juga: 3 Pelaku Ditangkap Polres Probolinggo Terkait Pencurian Koper Turis Thailand saat Liburan di Bromo

Pengecualian hanya diberikan untuk kegiatan strategis atau penanganan keadaan darurat dengan izin Kepala Balai Besar TNBTS.

Rudijanta mengatakan, informasi ini disampaikan agar pelaku jasa wisata dan calon pengunjung dapat menyesuaikan rencana perjalanan mereka sesuai jadwal penutupan kawasan.

Dengan demikian, diharapkan seluruh pihak dapat mendukung upaya pelestarian alam sekaligus menghormati nilai-nilai adat dan budaya. 

“Semoga seluruh rangkaian kegiatan wisata alam dapat berjalan dengan aman, tertib, dan berkelanjutan,” Harap Rudijanta.

Respons Pelaku Jasa Wisata dan Penyesuaian Jadwal Tamu

Dicky Putra, seorang pelaku jasa perjalanan wisata yang berbasis di Surabaya mengatakan bahwa informasi penutupan tempat wisata di kawasan Bromo sudah ia dengar.

Pada momen ini, Dicky mengungkapkan, kunjungan tidak terlalu banyak dibanding hari-hari biasa.

Pengunjung sudah tahu saat kegiatan Nyepi, akses ke Bromo ditutup sementara.

Baca juga: Polres Probolinggo Tangkap 1 Tersangka Terkait Kasus Pencurian Koper Turis Thailand di Gunung Bromo

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved