Kota Malang
Universitas Brawijaya Malang Terima 3900 Calon Mahasiswa Baru Lewat Jalur SNBP 2026
3.900 calon mahasiswa baru (Maba) lolos dalam proses Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 di Universitas Brawijaya (UB)
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- 3900 Maba lolos dalam proses Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 di Universitas Brawijaya (UB) Malang
- Angka tersebut terseleksi dari sebanyak 33.498 dari calon Maba yang telah mendaftar dari seluruh Indonesia
- Wakil Rektor I UB, Prof Imam Santoso MP menyampaikan, tingginya angka pendaftar ini menjadi indikator meningkatnya minat sekaligus kualitas calon mahasiswa yang memilih UB sebagai tujuan studi
SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Sebanyak 3.900 calon mahasiswa baru (Maba) lolos dalam proses Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 di Universitas Brawijaya (UB) Malang.
Angka tersebut terseleksi dari sebanyak 33.498 dari calon Maba yang telah mendaftar dari seluruh Indonesia.
Angka tersebut meningkat sekitar 3.000 peserta dibanding tahun sebelumnya.
Wakil Rektor I UB, Prof Imam Santoso MP menyampaikan, tingginya angka pendaftar ini menjadi indikator meningkatnya minat sekaligus kualitas calon mahasiswa yang memilih UB sebagai tujuan studi.
"Yang telah mendaftar berasal dari 38 provinsi, sedangkan yang diterima tersebar dari 36 provinsi."
"Artinya, sebaran mahasiswa UB masih sangat beragam secara nasional," katanya saat ditemui SURYAMALANG.COM, Rabu (1/4/2026).
Dari jumlah tersebut, 57 persen atau sekitar 2.221 calon Maba berasal dari Provinsi Jawa Timur.
Sementara di urutan selanjutnya ada dari DKI Jakarta dan sisanya berasal dari sejumlah provinsi lainnya di seluruh Indonesia.
Prof Imam menjelaskan, persaingan paling ketat masih didominasi program studi (Prodi) rumpun kesehatan.
Baca juga: Malam Ini, Pemkab Malang Gelar Rakor Penetapan WFH bagi ASN
Fakultas Kedokteran menjadi prodi dengan peminat tertinggi di kelompok saintek yang mencapai 1.405 pendaftar, namun hanya menerima 64 mahasiswa.
Disusul Farmasi dengan 1.181 pendaftar dan kuota 36 mahasiswa, serta Pendidikan Dokter Gigi dengan 911 pendaftar dan 33 kursi.
Selain itu, Ilmu Keperawatan mencatat 874 peminat dengan 44 mahasiswa diterima, sementara Teknik Industri diminati 775 peserta dengan jumlah penerimaan yang sama, yakni 44 orang.
Di rumpun sosial dan humaniora (soshum), Ilmu Hukum masih menjadi primadona dengan 1.378 pendaftar dan 133 yang diterima.
Namun, tingkat keketatan tertinggi justru terjadi di prodi Psikologi. Dari 1.135 pendaftar, hanya 58 yang lolos, atau sekitar satu banding 20.
"Psikologi ini sangat kompetitif, sangat tinggi sekali tingkat persaingannya," jelasnya.
| Polisi Ungkap Praktek Ilegal Penjualan BBM Subsidi di Malang, 3 Tersangka dan 21 Jeriken Diamankan |
|
|---|
| UTBK SNBT 2026 di Universitas Negeri Malang, Panitia Siapkan Baju Khusus Antisipasi Kecurangan |
|
|---|
| Pemkot Malang Tahan Rekrutmen PNS Baru, Jaga Belanja Pegawai Sesuai Batas 30 Persen APBD |
|
|---|
| Dari Ojek Online, Lamini Bangkitkan Semangat Perempuan Mandiri di Malang |
|
|---|
| Pemkot Malang Dorong Peran Perempuan Semakin Maju di Peringatan Hari Kartini 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Wakil-Rektor-I-UB-Malang-Prof-Imam-Santoso-MP-mahasiswa-baru-yang-lolos-seleksi.jpg)