Kota Malang
Polinema Bidik Status Kampus Internasional, Gandeng Mitra Cina hingga Perancis
Politeknik Negeri Malang (Polinema) kini sedang serius untuk menapaki predikat sebagai kampus internasional.
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Politeknik Negeri Malang (Polinema) kini sedang serius untuk menapaki predikat sebagai kampus internasional
- Ada gelaran International Education Expo 2026 dan Open House yang digelar pada Rabu (1/4/2026)
- Ada 30 booth yang bisa dikunjungi. 11 di antaranya merupakan booth dari mitra internasional Polinema dari berbagai negara seperti Prancis, China, Malaysia hingga Taiwan
SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Politeknik Negeri Malang (Polinema) kini sedang serius untuk menapaki predikat sebagai kampus internasional.
Hal itu terpampang dalam gelaran International Education Expo 2026 dan Open House yang digelar pada Rabu (1/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari mulai 1-2 April 2026 ini menyajikan pameran dari berbagai macam jurusan dan juga mitra internasional Polinema.
Ada 30 booth yang bisa dikunjungi. 11 di antaranya merupakan booth dari mitra internasional Polinema dari berbagai negara seperti Perancis, Cina, Malaysia hingga Taiwan.
Pihak panitia menargetkan 3.000 kunjungan peserta yang hadir dalam acara tersebut, mulai dari mahasiswa hingga siswa siswa SMA/SMK se-derajat.
Direktur Polinema, Ir Supriatna Adhisuwignjo, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari roadmap pengembangan kampus periode 2025–2029.
Kampus vokasi ini menunjukkan langkah konkret menuju transformasi menjadi kampus berkelas dunia.
"Ini adalah upaya kami menguatkan eksistensi Polinema sekaligus mendorong transformasi menjadi kampus internasional," ucapnya.
Baca juga: Universitas Brawijaya Malang Terima 3900 Calon Mahasiswa Baru Lewat Jalur SNBP 2026
Menurutnya, langkah untuk menuju kampus internasional tersebut tidak hanya sekadar jargon.
Polinema mulai membuka akses luas bagi mahasiswa dan dosen untuk merasakan pengalaman global.
Mulai dari program magang, pelatihan, hingga peluang beasiswa dan joint degree dengan mitra luar negeri.
Tak hanya itu, konsep pembelajaran pun kini semakin fleksibel.
Polinema mengadopsi sistem hybrid melalui Learning Management System (LMS) dan Massive Open Online Courses (MOOC).
Sehingga mahasiswa tetap bisa terhubung dengan program internasional tanpa harus selalu hadir secara fisik di luar negeri.
"Pelatihan bisa dilakukan secara online, termasuk persiapan bahasa."
| Kecelakaan dengan Motor Pelat Merah, Pengendara Sepeda Lapor Polresta Malang Kota Malah Dicuekin |
|
|---|
| BI Malang Luncurkan Si Jules dan Urbania Qurban, Mudahkan Masyarakat Cari Hewan Kurban Halal |
|
|---|
| Pemkot Malang Sebut Pelemahan Rupiah Belum Berdampak Signifikan Terhadap Kebutuhan Pokok |
|
|---|
| Distributor Kedelai di Kota Malang Sebut Pelemahan Rupiah Terhadap Dolar Tak Berdampak Signifikan |
|
|---|
| Akademisi UMM Sebut Pelemahan Rupiah Berdampak pada Kebutuhan Rumah Tangga, Termasuk di Kota Malang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/International-Education-Expo-dan-Open-House-Politeknik-Negeri-Malang-Polinema.jpg)