Kisah 2 Wisudawan Terbaik UB: Ungkap Bahaya Testun Paylater, sampai Ingin Jadi Pelayan Masyarakat
Bukan sekadar mengejar IPK tinggi, dua wisudawan terbaik Universitas Brawijaya (UB) Malang ini punya cerita yang menginspirasi.
Ringkasan Berita:
- Wisuda Universitas Brawijaya (UB) Periode XV tahun 2026 menyoroti kisah inspiratif dua lulusan terbaiknya, Clara Diandra Ully, S.M. (FEB) dan Arvarisq Salma Satyanto Dewani (FK).
- Clara, yang lulus dengan IPK 3,96, mengangkat penelitian kritis mengenai fenomena "Gestun" (Gesek Tunai) menggunakan PayLater di Kota Malang.
- Sementara itu, Arvarisq yang meraih IPK hampir sempurna 3,99, mendedikasikan gelar doktorandusnya untuk melayani masyarakat secara luas.
SURYAMALANG.COM, MALANG - Gelaran wisuda Universitas Brawijaya (UB) Periode XV di Gedung Samantha Krida, Sabtu (11/04/26) melahirkan lulusan berprestasi.
Clara Diandra Ully, S.M termasuk menjadi wisudawan terbaik dari Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).
Clara lulus dengan predikat wisudawan terbaik berbekal IPK 3,96 yang ditempuh dalam waktu 3 tahun 3 bulan.
Bagi mahasiswi asal Jakarta ini, merantau ke Kota Malang melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) adalah tantangan sekaligus pembuktian.
Baca juga: Respons Kebijakan Pusat, UB Malang Kombinasikan Kuliah Daring dan Luring
Clara mengaku bahwa lingkungan keluarga memiliki peran besar dalam membentuk karakter akademiknya.
"Saya berasal dari keluarga sarjana yang selalu mendukung pendidikan saya. Sejak kecil, saya sudah diajarkan untuk disiplin dan bertanggung jawab terhadap sekolah. Nilai-nilai itulah yang saya bawa sampai bisa menyelesaikan kuliah di UB," kata Clara.
Awalnya, reputasi besar UB menjadi alasan utamanya memilih kampus ini. Namun, seiring berjalannya waktu, motivasi Clara berkembang.
Clara tidak ingin sekadar lulus, melainkan ingin memberikan hasil terbaik dan menjadi kebanggaan bagi keluarganya melalui konsistensi belajar yang tinggi.
Menelisik Fenomena 'Gestun' Paylater di Malang
Skripsi berjudul 'Beli Uang Dengan Pay Later: Menelisik Aksesibilitas Shopee Pay Later dan Pendapatan Masyarakat di Kota Malang Terhadap Perilaku Gesek Tunai' berperan dalam menjadikan Clara sebagai terbaik di bidang akademik.
Penelitian ini bukan sekadar tugas akhir biasa, melainkan hasil pengembangan dari proyek Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Clara dan lima anggota timnya yang berhasil lolos pendanaan PKM sampai ke tahap Final Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).
Berdasarkan regulasi UB, penelitian yang mencapai tahap PIMNAS dapat dikonversi dan diuji langsung dalam sidang skripsi.
Dalam penelitian ini, Clara membedah sistem Gesek Tunai (Gestun) yang biasanya identik dengan kartu kredit, kini merambah ke sistem PayLater.
Baca juga: Terkait Wacana WFH untuk Hemat BBM, Pakar UB Malang Ingatkan Layanan Publik Jangan Sampai Loyo
Hal ini berkaitan erat dengan kurangnya pendapatan masyarakat kota Malang khususnya sehingga menggunakan gestun sebagai solusi.
Kemudahan mendaftar atau memiliki akun paylatter dibandingkan dengan kartu kredit dianggap menjadi alternatif lain mendapatkan uang tunai meskipun dengan risiko yang sangat besar.
Pelaku atau pengguna jasa ini ditemukan di antara anak sekolah, mahasiswa, dan pemilik bisnis untuk menambah modal.
wisudawan terbaik UB
Universitas Brawijaya (UB) Malang
Universitas Brawijaya (UB)
Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Brawijaya
SURYAMALANG.COM
| Digasak Timnas Indonesia U-17, Pelatih Timor Leste Akui Pemainnya Sempat Grogi di Babak Pertama |
|
|---|
| Dampak Efisiensi Anggaran, Pemkot Blitar Tidak Buka Rekrutmen CPNS dan PPPK pada 2026 |
|
|---|
| 4 Warga Malang Tarik Tiket Paksa di Wisata Tumpak Sewu Diciduk Polisi, Beraksi di Sempadan Sungai |
|
|---|
| Mikutopia Bayar Pajak 352 Juta Malah Diragukan, Kuasa Hukum Singgung Tempat Hiburan Penunggak Pajak |
|
|---|
| Harga Tanah Alun-alun Kepanjen Dibayangi Spekulan, Fraksi PDIP: Jangan Pakai Logika Menang-menangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Kisah-2-Wisudawan-Terbaik-UB-Ungkap-Bahaya-Testun-Paylater-sampai-Ingin-Jadi-Pelayan-Masyarakat.jpg)