Senin, 8 Juni 2026

Joki UTBK Malang

Universitas Negeri Malang Selidiki Dugaan Penggunaan Joki, Indikasi Pemalsuan Identitas Peserta UTBK

Universitas Negeri Malang Selidiki Dugaan Penggunaan Joki, Indikasi Pemalsuan Identitas Peserta UTBK

Tayang: | Diperbarui:
SURYAMALANG.COM/Purwanto
DUGAAN JOKI - Kepala Subdirektorat Seleksi Direktorat Pendidikan Universitas Negeri Malang (UM), Dr Rizky Firmansyah, bersama Direktur Pendidikan UM, Prof Evi Elinayah saat diwawancarai SURYAMALANG.COM secara ekslusif terkait dugaan penggunaan joki saat pelaksanaan UTBK, Rabu (22/4/2026). 

Ringkasan Berita:

SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Penggunaan joki saat Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2026 diduga terjadi di Universitas Negeri Malang (UM) pada hari pertama pelaksanaan, Selasa (21/4/2026).

Kasus ini mencuat, setelah Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 atau panitia pusat mengungkap berbagai modus kecurangan, dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di sejumlah pusat ujian.

Salah satunya ialah praktik perjokian dengan cara pemalsuan identitas.

Pihak Universitas Negeri Malang (UM) pun membenarkan, bahwa telah terjadi pemalsuan identitas oleh peserta yang diduga menggunakan joki.

Kasus tersebut baru diketahui setelah pelaksanaan tes UTBK berlangsung dari informasi yang telah disampaikan oleh panitia pusat.

Alhasil panitia lokal di UM tidak dapat langsung menangkap terduga pelaku, karena proses UTBK sudah selesai dilaksanakan.

Baca juga: Dugaan Joki Muncul di UTBK UM 2026 Modus Tukar Identitas, Pengawasan dan Verifikasi Diperketat

"Kami tahunya memang agak terlambat, ketika yang bersangkutan sudah tidak ada di tempat."

"Dari situ, kami lakukan pencocokan data peserta dengan dokumen yang ada," kata Direktur Pendidikan Universitas Negeri Malang (UM), Prof Evi Elinayah, saat diwawancarai SURYAMALANG.COM secara ekslusif, Rabu (22/4/2026).

Proses penelusuran dilakukan secara berlapis.

Selain mencocokkan foto pada kartu peserta dan identitas resmi, tim juga memanfaatkan jejak digital, termasuk media sosial dan dokumentasi dari sekolah asal peserta.

"Sekarang ini kan banyak data terbuka."

"Dari media sosial, video kegiatan sekolah seperti MPLS atau wisuda, itu membantu kami memastikan identitas asli peserta."

"Dari situ investigasi mulai mengerucut pada satu nama," jelasnya.

Meski demikian, pihak UM belum membuka identitas terduga pelaku lantaran proses investigasi masih berlangsung dan melibatkan berbagai pihak.

Baca juga: Modus Joki UTBK 2026 Unesa Terbongkar AI, Pakai Ijazah Stempel Basah Tapi Foto Berbeda

Dari hasil pendalaman sementara, modus yang digunakan diduga berupa pemalsuan identitas, mulai dari kartu tanda penduduk (KTP) hingga dokumen kelulusan seperti ijazah.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved