Kota Malang
Organda dan Dishub Kota Malang Sepakat Segera Realisasikan Feeder
Dalam upaya mempercepat operasional feeder dan angkutan belajar, baik Organda Kota Malang dan Dishub Kota Malang sama-sama berbenah
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
Meskipun nantinya secara mandiri Pemkot Malang menggunakan APBD untuk mendukung operasional feeder.
“Sekarang Pemprov bisa mengucurkan anggaran, seharusnya bisa diambil. Ini momen,” pungkasnya.
Organda Kota Malang terus mendorong Pemerintah Kota Malang segera merealisasikan feeder yang terintegrasi dengan Bus Trans Jatim serta program angkutan pelajar.
Dalam hal angkutan pelajar, menurut Purwono, saat ini Pemkot Malang tidak perlu terburu-buru membeli armada baru untuk program angkutan pelajar. Sebab, armada angkutan kota yang sudah ada bisa diberdayakan.
“Waktu kami komunikasi dengan wali kota, angkutan kota bisa diberdayakan,” katanya.
Ia menjelaskan, konsep angkutan pelajar difokuskan untuk layanan antar-jemput siswa dari rumah ke sekolah dan sebaliknya. Sedangkan feeder untuk mengintegrasikan dengan Trans Jatim.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memastikan pembahasan terkait pengoperasian angkutan feeder untuk mendukung layanan Bus Trans Jatim telah mencapai kesepakatan bersama dengan para pemangku kepentingan.
Baca juga: Dur Diperiksa Polres Malang Soal Perusakan Portal Bendungan Lahor, Penggratisan Akses Disuarakan
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, mengatakan saat ini tinggal menunggu hasil finalisasi dari bagian hukum.
“Sudah ketemu dengan Organda dan sudah sepakat. Ini kan masih belum turun hasil regulasinya dari bagian hukum. Sudah sepakat dengan teman-teman termasuk pembiayaan,” ujar Widjaja, Rabu (29/4/2026).
Menurut Widjaja, pengembangan feeder menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperbaiki sistem transportasi publik di Kota Malang, sekaligus mendukung operasional Trans Jatim.
“Komitmen bersama tentang angkutan publik di Kota Malang akan terus ada perbaikan, dalam rangka mendukung Trans Jatim,” katanya.
Ia menambahkan, kebijakan tersebut juga selaras dengan upaya pemerintah mendorong penghematan bahan bakar minyak (BBM) dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.
“Diupayakan agar masyarakat menggunakan transportasi publik, seiring dengan adanya pembatasan penggunaan BBM dan penghematan BBM,” ujarnya.
Widjaja menjelaskan, angkutan kota yang sudah beroperasi saat ini secara eksisting sebenarnya telah berfungsi sebagai feeder, karena sebagian trayek berhimpitan dengan jalur Trans Jatim.
“Angkutan sekarang secara eksisting sudah menjadi feeder. Contohnya angkutan kota berhimpitan dengan Trans Jatim,” jelasnya.
Dinas Perhubungan
Kota Malang
Pemkot Malang
Trans Jatim
Widjaja Saleh Putra
SURYAMALANG.COM
feeder
Wahyu Hidayat
| Job Fair Campus Company 2026, Polinema Targetkan Mahasiswa Direkrut Sebelum Lulus |
|
|---|
| Kebakaran Gudang Rokok di Malang Ternyata Ulah Karyawan, Polisi Ungkap Fakta Penggelapan Rp 7 Miliar |
|
|---|
| CCTV Bongkar Skenario 5 Karyawan Bakar Gudang Rokok di Malang Demi Tutupi Penggelapan |
|
|---|
| 625 Pedagang Pasar Gadang Kota Malang Diprioritaskan Pindah |
|
|---|
| Pembongkaran Lapak Dimulai, Seluruh Pedagang Pasar Gadang Kota Malang Sudah Direlokasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Wali-Kota-Malang-Wahyu-Hidayat-bersama-Kepala-Dinas-Perhubungan-Kota-Malang-feeder.jpg)