Sekolah Rakyat Malang Raya
Fasilitas Olahraga Jadi Kendala Sekolah Rakyat di Kota Malang
Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16 Kota Malang masih menghadapi kendala fasilitas olahraga.
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16 Kota Malang masih menghadapi kendala fasilitas olahraga
- Sekolah berasrama yang saat ini menampung 94 siswa itu belum memiliki lapangan olahraga yang memadai karena masih menempati gedung sementara
SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Di tengah upaya membentuk karakter disiplin dan kemandirian siswa, Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16 Kota Malang masih menghadapi kendala fasilitas olahraga.
Sekolah berasrama yang saat ini menampung 94 siswa itu belum memiliki lapangan olahraga yang memadai karena masih menempati gedung sementara.
Waka Humas SRMP 16 Kota Malang, Rosita Devi Ramadhani mengatakan, keterbatasan area menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan pembelajaran olahraga siswa.
"Kalau fasilitas pembelajaran sebenarnya sudah cukup lengkap, tetapi yang masih kurang memang fasilitas olahraga," ujar Rosita kepada SURYAMALANG.COM, Senin (11/5/2026).
Saat ini, kegiatan olahraga siswa memanfaatkan area depan gedung dan lapangan milik pihak lain di sekitar sekolah.
Namun penggunaannya tidak bisa maksimal karena harus berbagi dengan aktivitas lain.
"Kadang kita gabung memakai lapangan sebelah. Di depan ini juga sering dipakai dan disewakan karena memang milik Poltekom," katanya.
Baca juga: Kiat Sekolah Rakyat di Kota Batu Bikin Para Siswa Semangat Belajar dan Betah Tinggal di Asrama
Kondisi lapangan yang terbatas membuat sejumlah aktivitas olahraga tidak dapat dilakukan secara optimal, terutama olahraga yang membutuhkan area luas seperti sepak bola mini maupun latihan fisik kelompok.
"Kalau butuh lapangan seperti lapangan bola kecil itu belum bisa maksimal karena bentuk lapangannya juga terbatas," jelasnya.
Meski begitu, pihak sekolah tetap berupaya agar siswa tetap mendapatkan aktivitas fisik dan olahraga rutin sebagai bagian dari pendidikan karakter di sekolah berasrama.
Menurut Rosita, keterbatasan fasilitas tersebut terjadi karena SRMP 16 Kota Malang masih menggunakan gedung sementara sambil menunggu pembangunan sekolah permanen.
Rencananya, gedung permanen Sekolah Rakyat akan dibangun di kawasan sekitar Islamic Center Kota Malang, meski hingga kini masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat.
"Kalau gedung permanen nanti harapannya fasilitas olahraga bisa lebih lengkap dan siswa punya area yang lebih memadai untuk kegiatan fisik," tandasnya.
Baca juga: Sejumlah Siswa Tinggalkan Sekolah Rakyat di Malang, Tidak Betah dengan Lingkungan Asrama
| Potret Siswa Sekolah Rakyat Kota Malang Mengaku Betah Tinggal di Asrama |
|
|---|
| DPRD Kabupaten Malang Usulkan Penambahan Titik Sekolah Rakyat Jika Kebutuhan Terus Meningkat |
|
|---|
| Tak Betah Tinggal di Asrama, Siswa Sekolah Rakyat Mengundurkan Diri |
|
|---|
| Siswa Sekolah Rakyat Dapat Fasilitas Lengkap, Setiap Hari Bangun Pukul 04.00 WIB |
|
|---|
| Sekolah Rakyat di Desa Srigonco Kabupaten Malang Bakal Menampung 900 Siswa Penerima Manfaat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Sekolah-Rakyat-Menengah-Pertama-SRMP-16-Kota-Malang-Poltekom-Senin-1152026.jpg)