Kota Malang
Persaingan Kerja Kian Ketat, ITSK Soepraoen Malang Andalkan Pendidikan Berbasis Kompetensi
Menjawab tantangan dunia kerja yang kompetitif, ITSK RS dr. Soepraoen Malang membuka PMB 2026 dengan fokus mencetak tenaga profesional siap pakai.
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
"Dukungan infrastruktur, teknologi, dan fasilitas pembelajaran menjadi bagian penting dalam menciptakan proses PMB yang berkualitas sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat," ujar Sutrisno.
Pembukaan PMB Gelombang 2
ITSK Soepraoen Malang memiliki sejumlah program studi (prodi) di bidang kesehatan dan teknologi.
Di antaranya ialah prodi Keperawatan, Kebidanan, Farmasi, Fisioterapi, Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Kedokteran Gigi, Informatika, Keperawatan Anestesiologi, Akupunktur, serta bidang kesehatan lainnya.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Sartoyo, S.Kes., S.Sos., M.Kes, menambahkan mahasiswa nantinya juga dibekali penguatan karakter, pengalaman organisasi, soft skills, hingga pendampingan karier.
Melalui jejaring kemitraan dan penyaluran tenaga kerja, baik di dalam maupun luar negeri, lulusan diharapkan memiliki kesiapan dan daya saing lebih tinggi.
Baca juga: Soal Wacana Penutupan Prodi, Warek UB : Bukan Hal Tabu tapi Tak Bisa Dilakukan Tergesa-gesa
"Nantinya mahasiswa ITSK tidak hanya dibekali kompetensi akademik, tetapi juga penguatan karakter, pengalaman organisasi, soft skills, serta pendampingan karier," kata Sartoyo.
Sartoyo menjelaskan, pembukaan PMB tahun ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas akses informasi dan menjaring calon mahasiswa melalui sistem penerimaan berbasis mutu.
Menurutnya, ITSK RS dr. Soepraoen Malang menargetkan menjadi kampus yang tidak hanya menghasilkan lulusan akademik, tetapi juga tenaga profesional yang siap menghadapi tantangan dunia kerja nasional maupun peluang internasional.
Adapun PMB Gelombang 2 ITSK RS dr. Soepraoen Malang dibuka mulai 2 Maret hingga 27 Juni 2026.
Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> News.google.com
| Komisi B DPRD Kota Malang Desak Diskopindag Verifikasi Data Pedagang Pasar Induk Gadang |
|
|---|
| Pemkot Malang Butuh Kesiapan Lahan untuk Bangun PSEL, Lokasi di Kabupaten Malang Belum Pasti |
|
|---|
| Polinema dapat Hibah Mesin Bubut dari PT Nestle Indonesia, Dukung Kesiapan Kerja Generasi Muda |
|
|---|
| Hotel Tugu Malang dan Blitar Hadirkan Sensasi Panen Kopi di Lereng Gunung Kelud |
|
|---|
| Relokasi Pedagang Pasar Induk Gadang Kota Malang Tahap Kedua Dirampungkan Mei 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Persaingan-Kerja-Kian-Ketat-ITSK-Soepraoen-Malang-Andalkan-Pendidikan-Berbasis-Kompetensi.jpg)