Minggu, 31 Mei 2026

Kabupaten Malang

Pro-Kontra Pembangunan Alun-Alun Kepanjen Malang, Fraksi Golkar Jadi Penentu Perseteruan AntarFraksi

Pro-Kontra Pembangunan Alun-Alun Kepanjen Malang, Fraksi Golkar Jadi Penentu Perseteruan AntarFraksi

Tayang:
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Luluul Isnainiyah
ALUN-ALUN KEPANJEN - Bupati Malang, Sanusi, bersama DPRD Kabupaten Malang, meninjau lokasi pembangunan Alun-alun Kepanjen di kawasan Stadion Kanjuruhan, Kamis (7/5/2026). Lokasi alun-alun dipindah untuk efisiensi anggaran. 

Ringkasan Berita:
  • Golkar bakal jadi penentu terkait pro dan kontra rencana pembangunan Alun-alun Kepanjen, Kabupaten Malang
  • Golkar bersikap tegas terkait rencana pembangunan alun-alun, yang saat ini seperti sedang membelah antarfraksi di gedung DPRD Kabupaten Malang
  • Sikap Golkar adalah minta agar segera dibangun alun-alun di masa Bupati Muhammad Sanusi saat ini, biar tak terus molor karena sudah lama direncanakan

SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG - Fraksi Partai Golkar bakal jadi penentu terkait pro dan kontra rencana pembangunan Alun-alun Kepanjen, Kabupaten Malang.

Fraksi Golkar bersikap tegas terkait rencana pembangunan alun-alun, yang saat ini seperti sedang membelah antarfraksi di gedung DPRD Kabupaten Malang itu.

Sikap Golkar adalah minta agar segera dibangun alun-alun di masa Bupati Muhammad Sanusi saat ini, biar tak terus molor karena sudah lama direncanakan.

"Itu keharusan karena alun-alun itu wajah kabupaten yang mencerminkan budaya wilayah."

"Karena itu, Golkar sangat setuju untuk segera direalisasikan di periode pemerintahan saat ini."

"Namun, itu harus direncanakan dengan matang," ungkap Ir Sudjono MP, Ketua Fraksi Partai Golkar kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (28/5/2026).

Baca juga: Fraksi Gerindra Kian Berani Tolak Pembangunan Alun-alun Kepanjen, Terbuka Perseteruan dengan PDIP

Menurut Sudjono, terkait rencana pemindahan alun-alun, dari rencana awal akan dibangun di belakang pendopo Pemkab Malang di Kepanjen, kini diwacanakan akan dipindahkan ke belakang Stadion Kanjuruhan, Golkar belum pernah diajak rapat oleh eksekutif, terkait latar belakang, maksud dan tujuannya.

Tahunya Golkar itu saat diundang bersama fraksi lainnya untuk mengikuti Bupati Sanusi meninjau calon lokasi alun-alun di belakang Stadion Kanjuruhan, Kamis (7/5/2026) lalu.

"Saya berharap ada jadwal pembahasan dengan semua pihak terkait, agar menghasilkan keputusan terbaik," ujarnya.

Praktis sikap Golkar itu membuat fraksi lainnya, terutama Fraksi PDI Perjuangan, yang mulai awal mendukung allout rencana pembangunan alun-alun itu terasa seperti dapat durian runtuh yang ambruk bersama pohonnya.

Sebab, tanpa melakukan 'kerdipan mata' ke Golkar untuk mencari dukungan, Golkar sudah seirama dengannya.

"Bagi yang sudah paham, ya seperti itu (setuju). Namun, karena banyak yang belum paham ya jadi begini (pro-kontra)."

"Misalnya, ada yang mempertanyakan soal status tanahnya, itu tak ada masalah."

"Itu jadi satu dengan area stadion, sehingga siteplannya ya sudah ada," tegas, Zulham Ahmad Mubarrok, Wakil Ketua Fraksi PDIP.

Baca juga: Terbelahnya Fraksi Soal Pro-Kontra Rencana Pemindahan Alun-alun Kepanjen, Fraksi Gabungan Mendukung

Begitu juga, sikap Fraksi PKB, juga tegas. Menurut Abdulloh Satar, Ketua Fraksi PKB, pembangunan alun-alun itu sudah masuk RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) tahun 2025 lalu.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved