Kota Malang
Rupiah Makin Melemah Terhadap Dolar AS, Pakar UB Malang Ingatkan Masyarakat Jangan Panik
Rupiah semakin melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Pada Kamis 28 Mei 2026, berada di kisaran Rp 17.870 per dolar
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Eko Darmoko
Ia menekankan, pemerintah perlu menghadirkan kebijakan yang kredibel, konsisten, serta mampu memberi kepastian hukum dan rasa aman bagi investor.
Menurutnya, penguatan sektor keuangan, kemudahan perizinan, pengendalian korupsi, hingga menjaga stabilitas politik menjadi faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan pasar terhadap Indonesia.
"Investor tidak cukup hanya diberi pernyataan optimistis, tetapi juga perlu melihat bukti nyata melalui kebijakan yang konsisten dan memberikan kepastian hukum,” tegas Wildan.
Ia pun mengingatkan bahwa pergerakan dolar ke depan masih sangat bergantung pada berbagai faktor global, mulai dari geo politik internasional, harga minyak dunia, kondisi pasar saham, hingga tingkat kepercayaan investor terhadap Indonesia.
"Naik turunnya dolar tidak bisa diprediksi secara pasti. Itu tergantung kondisi global dan bagaimana kepercayaan investor terhadap Indonesia," tandasnya.
Baca juga: Melemahnya Rupiah Bikin Peternak dan Petani di Kota Batu Sengsara
| DPC PDI Perjuangan Kota Malang Potong 9 Sapi dan 3 Kambing untuk Warga, Mia : Hasil Gotong Royong |
|
|---|
| Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Sampaikan Pesan Toleransi di Perayaan Iduladha 2026 |
|
|---|
| Arak-arakan Hewan Kurban di Masjid Noor Kidul Pasar Malang, Tradisi Sejak 1980-an untuk Syiar Islam |
|
|---|
| Tak Paham Soal Pelemahan Rupiah, Pelaku UMKM Kota Malang Hanya Ingin Harga Stabil |
|
|---|
| Insiden Berdarah dalam Persaingan Bisnis, Pedagang Ayam di Madyopuro Kota Malang Tega Bacok Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Dosen-Fakultas-Ekonomi-dan-Bisnis-Universitas-Brawijaya-FEB-UB-Wildan-Syafitri.jpg)