Kamis, 11 Juni 2026

Penerimaan Murid Baru Malang Raya

Fenomena SPMB SMP Kota Malang, Ortu Terkendala Data Alamat hingga Ada yang Selesai Daftar 15 Menit

Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 jenjang SMP di Kota Malang diwarnai pengalaman berbeda dari para orang tua siswa

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Purwanto
SPMB 2026 - Papan informasi Seleksi Penerimaan Murid Baru di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Senin (8/6/2026). Hari pertama pelaksanaan SPMB, ada orang tua yang terkendala pendaftaran, ada juga yang tidak mengalami kendala. 

Agung mengaku khawatir persoalan administrasi tersebut berdampak pada peluang anaknya memperoleh bangku sekolah negeri. Padahal, sekolah yang dituju berada relatif dekat dengan tempat tinggalnya.

Ia berencana mendaftarkan anaknya ke SMP Negeri 2, SMP Negeri 9, dan SMP Negeri 19 Kota Malang.

“Jarak sekolah yang paling dekat sekitar satu kilometer dari rumah,” katanya.

Sebagai orang tua, ia mengaku wajar apabila muncul kekhawatiran ketika proses penerimaan siswa baru belum memberikan kepastian.

Menurutnya, sekolah yang dekat dengan rumah memudahkan pengawasan dan pendampingan terhadap perkembangan anak.

“Kalau sekolah dekat, pengawasannya lebih mudah. Mental anak juga bisa lebih kita perhatikan,” ujarnya.

Agung berharap pelaksanaan SPMB berbasis daring dapat berjalan lebih transparan dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.

“Seharusnya dengan sistem daring bisa lebih baik. Dulu waktu saya sekolah memang manual, tetapi jelas. Kalau seperti ini kami harus bolak-balik mengurus,” katanya.

Baca juga: Harga Kebutuhan Pokok di Kota Malang Mengalami Fluktuatif, Pedagang dan Warga Rasakan Dampaknya

Ia mengaku belum bisa merasa tenang sebelum status pendaftaran anaknya benar-benar dinyatakan aman.

“Kalau belum masuk begini, hati belum lega,” ujarnya.

Berbeda dengan Agung, pengalaman positif dirasakan orang tua siswa lainnya, Pdt David Tobing. Warga Sawojajar tersebut mengaku berhasil menyelesaikan seluruh proses pendaftaran hanya dalam waktu kurang dari 15 menit.

“Tadi pagi sekitar jam delapan saya daftar daring. Tidak sampai 15 menit sudah selesai,” katanya.

Menurut David, sistem pendaftaran tahun ini berjalan cukup lancar dan tidak menemui kendala berarti.

Proses penentuan lokasi sekolah juga dinilai lebih mudah karena sistem secara otomatis menampilkan titik lokasi sesuai domisili calon siswa.

“Sudah lewat sistem, tinggal memindahkan titik saja,” ujarnya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved