Minggu, 14 Juni 2026

Kota Malang

Warga Gadingkasri Kota Malang Bareng BINUS University Sukses Dongkrak Nilai Jual Limbah Plastik

Sulap Botol Bekas Jadi Nilai Ekonimis, Warga Gadingkasri Malang Bareng BINUS University Sukses Dongkrak Nilai Jual Limbah Plastik

Tayang:
Penulis: Purwanto | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Purwanto
PAMERAN - Sejumlah warga saat melihat pemeran Edu Eco-Furniture Village di Koffie Kayutangan Heritage (Kopi Tot Tot), Kota Malang Sabtu (13/10/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Sampah plastik memicu lahirnya inovasi super kreatif dari warga Kelurahan Gadingkasri (Kampung KASRI), Kecamatan Klojen, Kota Malang
  • Warga kolaborasi dengan Universitas Bina Nusantara (BINUS) Malang dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang
  • Limbah tutup botol disulap menjadi Eco-Furniture dan dekorasi rumah yang bernilai ekonomi tinggi

SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Masalah sampah plastik yang mencapai 700 hingga 800 ton per hari di Kota Malang memicu lahirnya inovasi super kreatif dari warga Kelurahan Gadingkasri (Kampung KASRI), Kecamatan Klojen, Kota Malang.

​Lewat tangan dingin warga yang berkolaborasi dengan Universitas Bina Nusantara (BINUS) Malang dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, limbah tutup botol disulap menjadi Eco-Furniture dan dekorasi rumah yang bernilai ekonomi tinggi.

​Produk inovatif daur ulang plastik jenis HDPE ini diberi nama KARUPA (Karya Aksi Rupa Ulang Plastik).

Hasil karyanya dipamerkan langsung dalam acara Edu Eco-Furniture Village di kawasan ikonik Kayutangan Heritage, Sabtu (13/10/2026) malam.

​Pantauan SURYAMALANG.COM, produk-produk eco-furniture ini tampil modis dengan corak warna-warni khas plastik daur ulang yang estetik, jauh dari kesan kumuh.

​Inisiatif keren ini merupakan bagian dari momentum perjalanan 45 tahun BINUS University dan 10 tahun BINUS Malang dalam program "BINUS Untuk Negeri" (BUN).

Baca juga: Rute Trans Jatim Malang–Kepanjen Segera Rilis Tahun Ini, Tarif Tetap Rp5.000 Jauh-Dekat

​Student Development Associate Manager BINUS Malang, Dr Yoseph Benny Kusuma, menjelaskan bahwa program pendampingan warga ini dilakukan secara totalitas dari hulu ke hilir dengan melibatkan berbagai program studi (prodi).

​"Dari prodi Desain Interior berfokus mendesain produknya. Kemudian untuk melihat nilai jualnya, kami undang dosen-dosen Kewirausahaan," jelasnya kepada SURYAMALANG.COM.

"Jadi produk yang dibuat bukan hanya bagus, tapi juga bisa menguntungkan," tambahnya.

​Tak tanggung-tanggung, prodi Public Relations dan Desain Komunikasi Visual (DKV) juga diterjunkan agar setiap furnitur yang dijual memiliki narasi sosial yang kuat untuk memikat pembeli.

​"Semua produk ini punya cerita. Jadi orang membeli bukan hanya karena fungsinya, tapi karena ceritanya."

"Mereka menjadi bagian dari perubahan dan orang yang peduli lingkungan," ujar Benny saat ditemui di sela-sela pameran.

​Program yang sudah berjalan selama sebulan ini disambut antusias luar biasa oleh warga Klampokasri.

Mulai dari bapak-bapak, lansia, pemuda Karang Taruna, hingga anak-anak sekolah kompak memilah dan mengolah sampah plastik.

​"Program ini memberikan kami pengetahuan dan keterampilan baru. Selain bantu jaga lingkungan, kami melihat ada peluang besar meningkatkan pendapatan," terang Nita salah satu warga.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved