Nasib Ahmad Sahroni Setelah Sebut 'Tolol' Dicopot dari Wakil Ketua Komisi III DPR Hartanya Rp328 M

Nasib Ahmad Sahroni setelah sebut pembubaran DPR ide orang 'tolol' dicopot dari Wakil Ketua Komisi III DPR hartanya Rp328 miliar.

|
KOMPAS.com/Rahel/KOMPAS.com/IRFAN KAMIL
AHMAD SAHRONI DICOPOT - Ahmad Sahroni (KIRI) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (6/11/2024). Sahroni (KANAN) dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Rabu (5/6/2024). Ahmad Sahroni dicopot NasDem dari Wakil Ketua Komisi III DPR setelah menyebut aspirasi masyarakat ingin DPR bubar adalah ide tolol. 

Ahmad Sahroni memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 107.733.500.000 surat berharga senilai Rp 60.000.000, serta kas dan setara kas senilai 78.357.375.541.

Pernyataan Kontroversial

Sebelum demo meletus pada Senin 25 Agustus 2025 lalu di kawasan gedung DPR RI Jakarta dan berbuntut ricuh, Ahmad Sahroni sempat dimintai komentar mengenai desakan pembubaran DPR RI.

Desakan bubarkan DPR memang menggema di media sosial sampai benar-benar terjadi bahkan hingga hari ini Jumat (29/8/2025).

Massa dalam tuntutannya mengecam tunjangan rumah DPR RI yang mencapai Rp50 juta per-bulan di tengah kondisi rakyat yang berjibaku dengan kemiskinan dan pengangguran. 

Alih-alih meredam amarah rakyat, Sahroni menyebut soal "orang tolol sedunia" saat merespons wacana pembubaran DPR RI.  

"Mental manusia yang begitu adalah mental manusia tertolol sedunia. Catat nih, orang yang cuma mental bilang bubarin DPR, itu adalah orang tolol sedunia," kata Ahmad Sahroni saat kunjungan kerja di Polda Sumut, Jumat (22/8/2025).

Baca juga: Teka-teki Kompol C Ditangkap Usai Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Pangkatnya Paling Tinggi

Sontak, ucapan Ahmad Sahroni ramai dikritik netizen hingga influencer Salsa Erwina Hutagalung asal Tangerang yang kini tinggal di Denmark ikut geram dengan hal tersebut lalu menantang Ahmad Sahroni untuk debat. 

Jika Sahroni kalah, tunjangan DPR harus dibatalkan dan bila Salsa kalah, ia akan mendukung tunjangan DPR tersebut.

"Yang ngatain rakyat tolol, sini aku tantang debat kamu @ahmadsahroni88 dari partai @official_nasdem. Kita buktikan siapa yang sebenernya tolol dan tidak bekerja untuk kepentingan rakyat!" tegas Salsa di Instagramnya @salsaer, Selasa (26/8/2025).

"Kita pilih juri debat profesional kalo bisa yang internasional, disaksikan seluruh masyarakat Indonesia. Berani? bertanggung jawab sama kata-kata kamu ngatain bos yang bayar gaji kamu “tolol”. Namanya gak tau diri, duitnya diembat, dikatain, manusia maruk bin gak tau diri," imbuhnya. 

Sedangkan Ahmad Sahroni melalui akun Instagram-nya mengaku tidak akan meladeni orang yang mengajaknya debat.

"Ane gak akan ladenin orang yang ajak debat ane, ane mau bertapa dulu biar pinter kerena ane masih bloon. Ane ini masih bego," tulisnya pada unggahan akun @ahmadsahroni88.

Sahroni juga sempat mengunggah foto Salsa yang sedang berbicara di media televisi.

"Jauh yah ibu ini ... lagi lomba debat di Denmark yah?? selamat ya bu semoga debatnya menang dan terus menang... ibu juara dan juara," tulisnya.

Klarifikasi Sahroni

Setelah ramai dihujat, Sahroni menegaskan pernyataannya soal “orang tolol sedunia” bukan ditujukan kepada masyarakat secara umum, melainkan pada pola pikir pihak-pihak yang menilai DPR bisa dibubarkan begitu saja hanya karena isu gaji dan tunjangan.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved