Sabtu, 30 Mei 2026

Prediksi Pengamat Klaster Menteri yang Terancam Diganti, Ramai Isu Reshuffle Kabinet Prabowo

Ramai isu reshuffle kabinet Prabowo Subianto membuat publik menebak siapa saja menteri yang terancam diganti di awal tahun 2026.

Tayang:
Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
Instagram @presidenrepublikindonesia
RESHUFFLE KABINET - Retret kabinet Prabowo Subianto di Hambalang memunculkan spekulasi reshuffle yang ramai dibicarakan publik. 

Ia mengatakan situasi isu reshuffle saat ini gelap gulita karena tidak ada tanda-tanda Presiden Prabowo Subianto akan melakukan perombakan dalam waktu dekat.

Terlebih, belakangan Prabowo justru mengapresiasi positif kinerja para menterinya.

"Nah itu yang repot, gelap gulita, tiba-tiba isu reshuffle mencuat," ujarnya, Sabtu (24/1/2026).

"Yang jadi ramai itu karena isu reshuffle kali ini terkesan mendadak karena pada saat bersamaan beberapa waktu lalu presiden mengapresiasi kinerja menterinya yang total bekerja."

Presiden RI, Prabowo Subianto.
Presiden RI, Prabowo Subianto. (Instagram @presidenrepublikindonesia)

"Entah dari mana datangnya sumber isu reshuffle yang terkesan tiba-tiba ini," tutur Adi.

Meski demikian, Adi menilai reshuffle wajar dilakukan sebagi bentuk evaluasi terhadap pemerintahan.

Ia juga menyinggung soal adanya dinamika politik di balik isu reshuffle.

Adi bahkan membahas soal menteri yang sempat berkunjung ke kediaman mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Kota Solo, Jawa Tengah, serta rumah Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

"Memang setelah setahun pemerintahan Prabowo-Gibran banyak desakan publik agar menteri yang kerjanya buruk segera diganti untuk mengakselerasi kinerja pemerintah."

"Soal siapa menterinya publik sudah sering menyebut di berbagai media soal kinerja menteri yang jadi sorotan," jelas Adi.

"(Atau) Jangan-jangan ini ada kaitannya dengan seorang menteri yang pernah ke Solo dan ke Kertanegara beberapa waktu lalu," imbuhnya.

Meski begitu, Adi menegaskan urgensi reshuffle tetap ada jika memang ditemukan menteri yang tidak menunjukkan performa maksimal.

"Urgensi reshuffle tetap ada karena sudah setahun lebih pemerintahan. Jika ada menteri tak perform kerjanya seharusnya diganti," tandas Adi.

Reaksi PAN dan Golkar

Menanggapi isu reshuffle yang mencuat, Wakil Ketua Umum DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay, menilainya sebagai hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.

Ia menekankan Presiden punya kewenangan penuh untuk mengevaluasi dan mengganti menteri di kabinet.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved