Said Abdullah : Mengkaji Lebih Dalam Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD Gantikan Pilkada Langsung
Kita berbusa- busa menyampaikan biaya Pilkada langsung mahal, tetapi kita tidak membenahi sistem penegakan hukumnya.
Karena Pilkada dan Pemilu serentak, maka politik uang bisa berlangsung massif, sistematis dan serentak, olah sebab itu perlu aparatus yang juga kredibel, dan berjumlah banyak.
Langkah ini bisa menimbulkan efek jera, baik pemberi maupun penerima politik uang, sehingga peluang kandidat memenangkan Pilkada dengan biaya murah peluangnya lebih besar.
Kedua; dari sisi masyarakat perlu di edukasi, bahwa menerima politik uang adalah pidana, dan merusak demokrasi, menghambat peluang daerah mendapatkan pemimpin yang baik, berintegritas dan jujur.
Oleh sebab itu, semua pihak, penyelanggara Pemilu, perguruan tinggi, organisasi dan tokoh tokoh sosial perlu menggelorakan voter education, mendidik pemilih cerdas.
Saya yakin kalau kedua langkah ini dijalankan serius dan berkelanjutan, persoalan kepala daerah mengeluarkan ongkos mahal bisa di antisipasi.
Tentu ini bukan bim salabim sekali jadi. Butuh proses, dan kita optimis hal itu bisa berjalan dengan baik.
Kuncinya tentu kita semua, para pemimpin politik, tokoh masyarakat, akademisi, budayawan, aktivis LSM, semuanya memiliki komitmen yang sama membangun demokrasi di daerah.
| Said Abdullah: 3 Prajurit TNI Gugur, Dunia harus Menghukum Israel |
|
|---|
| Megawati Tekankan Peran Kader Muda Jelang Musancab PDI Perjuangan se-Jatim |
|
|---|
| Posko Mudik Gotong Royong PDI Perjuangan Malang Terbuka untuk Semua Pemudik, Ada Fasilitas Nakes |
|
|---|
| Dukung Kelancaran Mudik, PDI Perjuangan Buka Posko di 38 Kabupaten/Kota se-Jatim |
|
|---|
| Pandangan Said Abdullah Tentang Cara Mencapai Disiplin Fiskal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/said-abdullah-Konferda-PDI-P.jpg)