Selasa, 14 April 2026

Piala Dunia 2026

Apa yang Terjadi Jika Piala Dunia 2026 Batal Digelar? Ada 4 Kerugian Versi Pengamat

Banyak kerugian yang akan terjadi jika Piala Dunia 2026 batal digelar setelah munculnya isu pemboikotan.

Penulis: Iksan Fauzi | Editor: iksan fauzi
ISTIMEWA/FIFA.id
ILUSTRASI : Logo Piala Dunia 2026. Apa yang terjadi jika Piala Dunia 2026 batal digelar? Ada 4 kerugian dari sisi filosofi sepak bola maupun finasnsial versi pengamat. 

"Hal itu akan menimbulkan kerusakan yang tak terhitung bagi sepak bola dunia," tambah Wilson.

Pemerintah Jerman dukung boikot Piala Dunia 2026

Disadur dari Kompas.com, laporan dari Tutto Mercato Web menulis dalam beberapa hari terakhir, suara-suara di Jerman semakin mendukung boikot Piala Dunia 2026.

Meski mendukung boikot, pemerintah Jerman pada Selasa memastikan menyerahkan kewenangan kepada Asosiasi Sepak Bola Jermaan (DFB) untuk memutuskan akan ikut Piala Dunia 2026 atau tidak.

"Keputusan tentang partisipasi atau kemungkinan boikot terhadap acara internasional besar sepenuhnya merupakan tanggung jawab federasi olahraga terkait, bukan politisi," kata Sekretaris Negara untuk Olahraga Christiane Schenderlein dalam sebuah pernyataan kepada AFP.

Desakan Status Tuan Rumah Dicabut

Kecaman hingga boikot sempat disampaikan oleh 23 anggota parlemen Inggris dari empat partai yaitu Partai Buruh, Partai Liberal Demokrat, Partai Hijau, dan Plaid Cymru.

Mereka menandatangani mosi di parlemen yang menyerukan kepada badan-badan olahraga internasional untuk mempertimbangkan pengusiran AS dari kompetisi internasional utama, termasuk Piala Dunia, menurut BBC.

Beberapa pihak juga menyarankan agar AS dicabut haknya untuk menjadi tuan rumah bersama turnamen tersebut.

Kebijakan yang paling krusial adalah saat Donald Trump mengumumkan pembatasan perjalanan, baik dengan memblokir atau sangat membatasi warga dari 12 negara untuk bepergian ke AS pada Juni 2025.

Beberapa negara belakangan masuk ke dalam daftar blokir visa termasuk peserta Piala Dunia 2026.

Sampai pada Rabu (14/1/2026), pemerintahan Trump mengumumkan bahwa mereka telah menangguhkan pemrosesan visa imigran dari 75 negara tanpa batas waktu.

Sejumlah negara peserta yang terdampak di antaranya Brasil, Kolombia, Mesir, Ghana, Yordania, Maroko, Tunisia, dan Uruguay.

Respons Pemerintah AS

Pejabat dari Departemen Luar Negeri AS telah angkat bicara tentang bagaimana larangan visa Donald Trump dapat berdampak pada penggemar yang bepergian ke Piala Dunia FIFA 2026.

Berbicara ke Mirror, pejabat itu menegaskan larangan visa tidak akan memengaruhi Piala Dunia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved