Selasa, 14 April 2026

Piala Dunia 2026

Apa yang Terjadi Jika Piala Dunia 2026 Batal Digelar? Ada 4 Kerugian Versi Pengamat

Banyak kerugian yang akan terjadi jika Piala Dunia 2026 batal digelar setelah munculnya isu pemboikotan.

Penulis: Iksan Fauzi | Editor: iksan fauzi
ISTIMEWA/FIFA.id
ILUSTRASI : Logo Piala Dunia 2026. Apa yang terjadi jika Piala Dunia 2026 batal digelar? Ada 4 kerugian dari sisi filosofi sepak bola maupun finasnsial versi pengamat. 

Ringkasan Berita:1. FIFA akan mengalami kerugian lebih dari Rp 3 triliun.
2. Sepak bola dunia akan kehilangan para pemain bintang.
3. Suara boikot dari Argentina dan Brasil akan diikuti negara-negara lain.   

 

SURYAMALANG.COM - Banyak kerugian yang akan dialami para bintang sepak bola jika Piala Dunia 2026 batal digelar setelah munculnya isu pemboikotan.

Tak hanya itu, Fédération Internationale de Football Association (FIFA) terancam batal mendapatkan hak siar lebih dari Rp 3 triliun.

Beberapa hari ini, isu pemboikotan Piala Dunia 2026 muncul setelah Presiden Ameriksa Serikat Donald Trump menginvasi Greenland, Denmark.

Sementara, negara-negara Eropa menolak invasi yang akan dilakukan Amerika Serikat ke Greenland.

Namun, Donald Trump malah mengancam akan menaikkan tarif dagang kepada negara-negara eropa yang menolak kebijakannya tersebut.

Seperti diketahui, Piala Dunia 2026 rencananya digelar di tiga negara di benua Amerika pada 11 Juni hingga 19 Juli. 

Tiga negara yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 adalah Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

1. Kekacauan di dunia sepak bola

SURYAMALANG.COM menyadur dari Kompas.com menyampaikan analisis pejabat Asosiasi Sepak Bola Jerman, Oke Gottlich.

Kepada surat kabar Hamburger Morgenpost, Oke Gottlich menyatakan FIFA seharusnya mulai mempertimbangkan boikot Piala Dunia 2026 karena tingkah politik Donald Trump.

"Saya benar-benar bertanya-tanya kapan waktunya untuk memikirkan dan membicarakan hal ini [boikot] secara konkret," ujar Oke Gottlich dikutip Kompas.com dari Sportbible.

"Bagi saya, saatnya (boikot) telah tiba."

Menurut Oke Gottlich, jika skenario boikot Piala Dunia terjadi, maka akan ada kekacauan besar yang akan terjadi dan dialami oleh sepak bola dunia.

Baca juga: Kabar John Herdman Bakal Melatih Timnas Indonesia Sudah Didengar Media Jepang, Ada Label Piala Dunia

2. Argentina dan Brasil berperan penting 

Masih disadur dari Kompas.com, Rob Wilson, seorang pakar keuangan sepak bola menilai Argentina sebagai juara bertahan dan Brasil yang menjadi tim ikonik di Piala Dunia memiliki peranan besar.

Menurut Wilson kerusakan di sepak bola akan terlihat besar jika Argentina atau Brasil menyerukan boikot.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved