Jumat, 8 Mei 2026

Surabaya

Ciptakan Dokter Tak Kompeten, Joki UTBK Surabaya Pasang Tarif Rp112 Juta: Garap 150 Klien Sejak 2017

Polrestabes Surabaya bongkar sindikat joki UTBK lintas tahun dengan tarif tembus ratusan juta rupiah demi kursi di Fakultas Kedokteran.

Tayang:
tangkapan layar IG Luthfie. DAILY
JOKI UTBK SURABAYA - Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan (FOTO KIRI) dan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto (PEGANG KERTAS), menanyakan jumlah klien yang lulus lewat praktik Joki UTBK, di Mapolrestabes Surabaya. Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan, menanyakan cara kerja pelaku Joki UTBK, di Mapolrestabes Surabaya. Pelaku joki UTBK (FOTO KANAN) memakai baju tahanan, menerangkan cara mengerjakan soal ujian, hingga manipulasi data peserta, Selasa (5/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Polrestabes Surabaya membongkar praktik sindikat joki UTBK yang diduga telah beroperasi sejak tahun 2017.
  • Mayoritas klien joki menyasar Fakultas Kedokteran di perguruan tinggi negeri favorit.
  • Salah satu tersangka mengaku telah menangani sekitar 150 klien selama masa operasinya.
  • Biaya jasa joki tercatat mencapai Rp112 juta per orang pada tahun 2025.

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - "Kau ciptakan dokter-dokter yang tidak punya kompetensi," tegas Kasatreskrim Polrestabes Surabaya saat membongkar praktik joki UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer) yang menyasar Fakultas Kedokteran sebagai pilihan utama. 

Sindikat yang telah melayani 150 klien ini, nekat memalsukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) hingga stempel demi keuntungan ratusan juta rupiah.

Tidak main-main, sindikat joki UTBK tersebut, telah beroperasi selama sembilan tahun sejak 2017.

Bongkar Sindikat Joki UTBK

Melalui video yang diunggah Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Luthfie Sulistiawan, di akun resmi luthfie.daily pada Selasa (5/3/2026), ditampilkan berbagai barang bukti.

Barang bukti tersebut, antara lain alat pencetak KTP, puluhan blangko kosong, ponsel, stempel, hingga laptop yang digunakan untuk melancarkan aksi joki.

Dalam pemaparan petugas, terungkap modus pelaku secara terstruktur, mulai dari manipulasi data peserta, proses pengaturan sistem ujian, hingga aliran dana dari penampung yang terkumpul sebesar Rp300 juta.

Baca juga: Cara UM Lacak Wajah Asli Joki UTBK Lewat Dokumentasi Wisuda dan Sosmed, Jejak Digital Jadi Senjata

Salah satu pelaku yang mengenakan baju tahanan, diketahui merupakan mahasiswa jurusan teknik mesin.

Pelaku pun memperagakan cara pengerjaan soal, serta proses pergantian dokumen, dan foto peserta di depan petugas.

“Ganti foto ini piye (Ganti foto ini gimana),” tanya Kombespol Luthfie kepada pelaku.

"Nggak langsung jadi, ini berkali-kali pak nyetak KTP sama daftar-daftarnya," tutur pelaku saat menunjukkan cara kerja pemalsuan identitas tersebut.

Baca juga: Universitas Negeri Malang Selidiki Dugaan Penggunaan Joki, Indikasi Pemalsuan Identitas Peserta UTBK

Aksi pencetakan KTP yang dilakukan secara ilegal di rumah ini pun mendapat teguran keras dari Kombespol Luthfie.

"KTP itu mestinya nyetaknya di mana. Lho kok bikin di rumah. Kamu tahu kan kalau memang ada sindikat ini tahu dong. Nggak mungkin nggak tahu, minta stempel palsu minta KTP," ucapnya.

Sasar Fakultas Kedokteran

Berdasarkan video lanjutan yang diunggah pada Rabu (6/3/2026), terungkap fakta mayoritas joki mengincar Fakultas Kedokteran sebagai pilihan utama pendaftaran.

Salah satu tersangka mengaku telah menjadi joki selama 9 tahun sejak 2017 silam.

Kombespol Luthfie sempat terkejut saat mengetahui tersangka tersebut telah menerima sekitar 150 klien yang rela membayar mahal demi lolos UTBK.

Baca juga: Modus Joki UTBK 2026 Unesa Terbongkar AI, Pakai Ijazah Stempel Basah Tapi Foto Berbeda

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved