Malang Raya
Waduh, Volume Sampah Kota Malang Bertambah 1.000 Ton Tiap Hari
Pemkot Malang akan mengembangan pengelolaan sampah di TPA Supit Urang. Pemkot juga akan memperluas lokasi pengelolaan sampah di TPA Supit Urang.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Volume sampah di Kota Malang meningkat hingga 30 persen sampai 40 persen selama Lebaran 2015. Volume sampah yang biasanya 600 ton sampai 700 ton per hari naik menjadi 1.000 ton per hari saat Lebaran.
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang, Erik S Santoso mengatakan, peningkatan volume sampah sebenarnya terjadi sejak memasuki Ramadan. Pada Ramadan, volume sampah di Kota Malang mencapai 800 ton per hari. Peningkatan sampah pada Ramadan ini dipicu banyaknya pasar takjil di beberapa titik di Kota Malang.
"Puncak peningkatan volume sampah terjadi pas Lebaran. Volume sampah meningkat sampai 1.000 ton per hari saat Lebaran. Masyarakat cenderung konsumtif pada moment Lebaran. Selain itu, banyak pengunjung yang datang ke tempat wisata juga menambah volume sampah di Kota Malang," kata Erik, Minggu (26/7/2015).
Dikatakannya, peningkatan volume sampah ini membuat petugas kebersihan di DKP bekerja ekstra keras selama Lebaran. Aktivitas pengangkutan sampah dari tempat pembuangan sampah (TPS) ke tempat pembuangan akhir (TPA) Supit Urang juga ikut meningkat. Petugas harus segera mengangkut sampah di sejumlah TPS untuk dibawa ke TPA Supit Urang.
"Penanganan di TPA Supit Urang juga lebih ekstra lagi. Karena sampah yang datang ke TPA terus bertambah banyak," ujarnya.
Ia memperkirakan setelah moment Lebaran, volume sampah akan kembali menurun. Tetapi, penurunan volume sampah diperkirakan hanya sekitar 10 persen sampai 20 persen saja.
"Penurunannya tidak terlalu banyak, kira-kira hanya 10 persen. Mungkin setelah Lebaran volume sampah sekitar 800 ton sampai 900 ton per hari. Karena sampah tidak mungkin turun, tapi malah naik," katanya.
Untuk itu, kata Erik, Pemkot Malang akan mengembangan pengelolaan sampah di TPA Supit Urang. Pemkot juga akan memperluas lokasi pengelolaan sampah di TPA Supit Urang. Sekarang TPA Supit Urang hanya mampu menampung volume sampah 420 ton per hari. Luas lahan di TPA Supit Urang sekitar 32 hektar.
"Kami ingin mengembangkan sampah menjadi energi listrik di TPA Supit Urang," ujarnya.