Malang Raya

Ternyata, RSUD Kota Malang Belum Punya Izin Pembuangan Limbah Cair

Rumah sakit yang sudah memenuhi IPCL antara lain RSU Saiful Anwar, RS Lavalette, RS Panti Nirmala, RST Doktor Soepraoen, dan RSIA Galeri Candra.

Ternyata, RSUD Kota Malang Belum Punya Izin Pembuangan Limbah Cair
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
ilustrasi limbah. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang mencatat hanya 30 persen dari total rumah sakit dan klinik kesehatan yang memiliki Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC). Persentase yang kurang lebih sama juga berlaku untuk perhotelan.

Kasi Pencegahan Dampak Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Tri Santoso menjelaskan meskipun tidak punya IPLC, belum tentu pemilik usaha itu melanggar. Sebab, pengurusan IPLC juga harus memenuhi beberapa syarat. Di antaranya sudah beroperasinya rumah sakit atau perhotelan dan sudah menghasilkan limbah.

“Harus sudah buang limbah, sudah operasional, sudah ada IPAL (Instalasi Pengelolaan Air Limbah), dan outputnya harus memenuhi standar baku mutu air limbah berdasarkan Pergub Jatim nomor 72/2013,” kata pria yang akrab disapa Trisan itu, Selasa (17/1/2017).

Rumah sakit yang sudah memenuhi IPLC antara lain RS Saiful Anwar, RS Lavalette, RS Panti Nirmala, RST Doktor Soepraoen, RSIA Galeri Candra, dan RSIA Puri Bunda.

Rumah sakit milik Pemkot Malang, RSUD Kota Malang belum memiliki IPLC. Sebab, rumah sakit tersebut belum menghasilkan limbah.

Meski sudah memiliki IPAL, rumah sakit itu juga harus menjalani pengecekan tiga kali berturut selama tiga bulan. Hasil pengecekan itu harus menunjukkan limbah cair rumah sakit bagus dalam tiga bulan berturut.

“Itu kemudian menyesuaikan dengan kualitas IPAL-nya. Kerena beberapa IPAL (rumah sakit) belum beres. Mereka punya, tapi tidak sesuai standar,” ujar Trisan.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved