Jendela Dunia

Teriakan Terakhir Gadis Remaja Sebelum Tewas di Tiang Gantung

Gadis ini baru berusia 17 tahun saat dibawa ke tiang gantungan. Teriakan terakhirnya bikin merinding

Editor: Zainuddin
Wikimedia Common
Lepa Radic bersiap menghadapi kematiannya di tiang gantungan di Bosanska Krupa, Bosnia pada 8 Februari 1943. 

SURYAMALANG.COM – Saat pasukan Nazi menyerbu Yugoslavia pada 1941, usia gadis ini baru 15 tahun.

Namun, gadis ini berani bergabung dalam barisan pejuang untuk melawan Nazi.

Perjuangan yang berakhir di tiang gantungan saat usianya menginjak 17 tahun.

ADOLF HITLER melancarkan serangan ke Yugoslavia pada 6 April 1941.

Serangan itu dilakukan untuk mengamankan sayap Balkan Jerman untuk Operasi Barbarossa.

Jerman dengan mudah mencabik-cabik Yugoslavia.

Namun, kemenangan itu tidak sepenuhnya bisa menaklukan seluruh wilayah.

( Baca juga : Sungguh Sial, Gadis Korban Pemerkosaan Ini Malah Dipaksa Bayar Biaya Rumah Sakit )

Ada daerah-daerah terpencil di pegunungan yang tak berhasil dikuasai.

Pasukan perlawanan Serbia mulai muncul merintis kekuatan di pegunungan.

Gelombang perlawanan ini terbagi atas dua kelompok utama yakni Chetnik dan Partisan.

Chetnik dipimpin mantan Kolonel Angkatan Darat Yugoslavia Dragoljub Mihailovic yang bertugas di bawah pemerintahan kerajaan Yugoslavia di pengasingan.

Chetnik merupakan kesatuan yang terdiri atas berbagai sub-kelompok yang kepentingannya tidak selalu selaras.

Beberapa orang sangat anti-Jerman.

Sedang lainnya sering kerja sama dengan para penyerbu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved