Malang Raya

Rumah Tak Berpenghuni di Jalan Tlogo Agung Kota Malang Dilalap Si Jago Merah

Kebakaran menimpa sebuah rumah di Jl Tlogo Agung No 46, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Selasa (4/9/2017).

Penulis: Alfi Syahri Ramadan | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Alfi Syahri Ramadan
Puing-puing rumah di Jl Tlogo Agung, Kota Malang, setelah dilalap si jago merah, Selasa (4/9/2018). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Kebakaran menimpa sebuah rumah di Jl Tlogo Agung No 46, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Selasa (4/9/2017).

Namun, kebakaran tersebut tak menimpa seluruh rumah. Hanya bagian belakang rumah yang terlalap api.

Kebakaran tersebut diduga karena korsleting listrik. Pasalnya rumah tersebut sudah cukup lama tak berpenghuni.

Hal itu terlihat dari beberapa bagian rumah yang terlihat sudah rapuh. Terutama atap bagian belakang, sehingga membuat api cepat membesar.

Sebanyak 7 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Setelah hampir satu jam, akhirnya api berhasil dipadamkan.

Material rumah yang sudah rapuh dan lapuk membuat api cepat merambat membakar sisi belakang rumah.

Menurut Ketua RT 06, Sjihabuddin menjelaskan bahwa dirinya tadi mengetahui kejadian setelah diberitahu warga.

Kejadian tersebut bermula pada pagi hari dan api menjalar dengan cepat. Beruntung apu tak merembet ke rumah-rumah yang ada disekitar lokasi kejadian.

"Kejadian tadi pagi sekitar pukul 06.30. Tadi juga sempat terdengar suara seperti ledakan di pojom belakang rumah. Mungkin itu suara ledakan karena konsleting listrik," terangnya Selasa (4/9/2018).

Usai terdengar suara seperti ledakan tersebut, warga langsung mendatangi lokasi kejadian. Saat itu, asap sudah mulai mengepul di bagian belakang rumah. Beruntung warga dengan cekatan menyirami tembok sebelah kiri-kanan rumah dengan air agar api tak merembet.

"Kira-kira mungkin hanya 15 menit api sudah merambat. Tadi banyak warga yang membantu jadi api tidak sampai merambat ke sekitar. Kerugian mungkin sekitar Rp 200 juta," imbuhnya.

Sementara itu, Sarianto yang juga merupakan penjaga rumah mengakui bahwa rumah tersebut sudah cukup lama kosong. Saat ini kepemilikan rumah tersebut merupakan atas nama Pabrik Gula (PG) Merican.

"Memang rumah ini kosong sudah hampir 12 tahun. Hanya saya biasanya yang membersihkan dan merawat tiap harinya," terangnya.

Lebih lanjut, Sarianto menambahkan bahwa kondisi rumah memang sudah rapuh. Pasalnya bangunan tersebut memang sudah cukup lama berdiri. Apalagi dengan sudah lama tidak ditempati, maka perawatanya memang tidak maksimal.

"Biasanya ya saya sendiri yang membersihkan," pungkasnya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved