Malang Raya

Bekas Ketua Fraksi PPP DPRD Kota Malang Akui Terima Suap Rp 425 Juta

Saya menerima dari Pak Fadli, titipan dari Pak Arief (Ketua DPRD), kata Pak Fadli sudah beres, nah bersamaan saya juga menerima uang...

Bekas Ketua Fraksi PPP DPRD Kota Malang Akui Terima Suap Rp 425 Juta
pemkot malang
Heri Pudji Utami, bekas Ketua Fraksi PPP DPRD Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Sebanyak 18 anggota DPRD Kota Malang kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Surabaya di Sidoarjo pada Rabu (12/9/2018) siang.

Tiga dari 18 orang itu menjadi saksi kunci atau saksi mahkota: Heri Pudji Utami dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hery Subiantono dari Demokrat, dan Sukarno dari Golkar.

Majelis hakim sidang ini diketuai Cokorda Gede Arthana, sedangkan jaksanya Arief Suhermanto dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pudji alias Peny dalam kesaksiannya mengakui dirinya menerima uang total Rp 425 Juta.

Kata Pudji, uang itu diterimanya dalam tiga tahap.

"Saya menerima dari Pak Fadli, titipan dari Pak Arief (Ketua DPRD, Arief Wicaksono), kata Pak Fadli sudah beres, nah bersamaan saya juga menerima uang dari Pak Fadli untuk uang sampah," kata bekas Ketua Fraksi PPP DPRD Kota Malang itu.

Senada dengan Pudji, Sukarno dan Hery juga mengakui menerima uang kasus suap pembahasan APBD-P Pemkot Malang tahun anggaran 2015 dari Moch Anton dan kawan-kawan dan menerima gratifikasi yang berkaitan dengan jabatan.

Namun, sebelum sidang berakhir, Sulik Lesyowati, anggota DPRD Kota Malang Fraksi Demokrat atau anggota Badan Anggaran DPRD, menyanggah kesaksian Hery. 

Ia mengaku tak puas dan kecewa kepada Hery lantaran ia merasa tak menerima uang sesuai nominal yang disampaikan Hery. Pradhitya Fauzi

Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help