Malang Raya
Komentar Bupati Malang, Rendra Kresna Terkait OTT di Puskesmas Karangploso
Bupati Malang, Rendra Kresna buka suara terkait kasus dugaan pungli di Puskesmas Karangploso.
Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Bupati Malang, Rendra Kresna buka suara terkait kasus di Puskesmas Karangploso.
Rendra menjelaskan Pemkab Malang sudah sering memberi peringatan.
Rendra menjelaskan jasa pelayanan itu memang menjadi tupoksi petugas di Dinas Kesehatan dan rumah sakit.
( Baca juga : Rangkuman Kejadian Jatim Kemarin, Mulai Temuan Mayat di Sidoarjo sampai Heboh Bilik Cinta di Tuban )
“Itu atas dasar jumlah masyarakat yang dilayani,” ujar Rendra kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (2/10/2018).
Rendra menyebutkan pihaknya sudah memeriksa Puskesmas lain.
“Bahkan sampai Inspektorat turun. Kemudian saya kumpulkan semua kepala Puskesmas.”
( Baca juga : Kronologi Pasha Ungu & Adelia Selamat dari Gempa & Tsunami, Sempat Ada di Pantai & di Pusat Gempa )
“Dengan alasan apapun, tidak boleh menyalahgunaan dana kapitasi dan pungutan,” ujarnya.
Terkait pelanggaran yang muncul, Rendra mendukung proses hukumnya.
Rendra memastikan tidak ada pejabat Dinas Kesehatan yang terlibat dalam kasus ini.
( Baca juga : Tanggapi Video Kiki the Potters, Nikita Mirzani: Jual Bakso Aja, Jangan Ganggu Gue )
“Saya sudah mendapat laporan dari Inspektorat maupun Puskesmas,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Malang, Tridiyah Maestuti mendukung pengusutan kasus ini.
Tridiyah mengaku kaget adanya OTT itu.
( Baca juga : Ahmad Dhani Diterpa Utang & Isu Bangkrut, Ternyata Dari Sini Sumber Pundi-pundi Uangnya Mengalir )
“Saya sempat menghubungi Tim Saber Pungli Kabupaten Malang. Namun, tidak ada yang tahu,” kata Tridiyah.