Malang Raya

Bupati Malang Jadi Tersangka, Wakil Ketua DPRD Masih Berharap Rendra Diberi Kekuatan Allah

Semua diberi kekuatan oleh Allah. Rendra diberi kekuatan Allah hadapi semua. Semoga Allah berikan jalan terbaik untuk kita semua.

Bupati Malang Jadi Tersangka, Wakil Ketua DPRD Masih Berharap Rendra Diberi Kekuatan Allah
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Bupati Malang, Rendra Kresna menyampaikan rancangan KUA PPAS 2019 kepada Pimpinan Rapat Paripurna DPRD, Unggul Nugroho, Rabu (4/7/2018). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Unggul Nugroho, mengenang kembali polemik Dana Alokasi Khusus (DAK) 2011 yang menjerat Bupati Malang, Rendra Kresna

Pada 2011 silam, Unggul merupakan Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Malang

"Tahunya hanya Pendidikan saja. Lainnya nggak tahu. Saya bukan soal anggaran. Komisi D nggak tahu, kami hanya soal fisik," kata politisi Partai Gerindra itu ketika dikonfirmasi, Kamis (10/10/2018).

Seingat dia, DAK digelontorkan kepada sekolah penerima untuk ruang kelas baru.

Perihal rehabilitasi ringan maupun berat, terdapat SK Bupati Malang yang biasanya dipantau oleh anggota dewan secara sampling.

Ia menyayangkan DPRD Kabupaten Malang malah terima laporan negatif.

"Itu kan ya buat kebaikan sekolah ya, yang buruk ya direhab," tambahnya.

Terkait penggeledahan KPK di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), Unggul minta doa agar Tuhan memberi kekuatan Rendra yang sedang terlilit kasus DAK 2011. 

"Ya apa ya, yang penting doakan semua saudara di Kabupaten Malang. Semua diberi kekuatan oleh Allah. Rendra diberi kekuatan Allah hadapi semua. Semoga Allah berikan jalan terbaik untuk kita semua," harapnya.

Ia kembali menegaskan bahwa dirinya tidak tahu menahu terkait anggaran DAK tahun 2011 dialokasikan untuk OPD mana saja

"Saya tidak tahu menahu soal DAK, soal anggaran untuk instansi mana saja, sama sekali benar-benar nggak tahu. Waktu itu ditetapkan dari pusat. Pusat langsung datang ke kami, sudah jelas peruntukannya," katanya.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved