Kabar Surabaya

Tergiur Penggandaan Uang, Pengusaha Asal Blitar Malah Kehilangan Uang Rp 2,6 Miliar

Masih ada saja orang yang percaya pada penggandaan uang. Pengusaha asal Blitar diperdayai dukun palsu asal Kediri dan Tulungagung.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Zainuddin
Tribunnews.com
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Danang Gatut Nuryanto (43), dan Musanto (38) ditangkap anggota Unit I Bajak Sandera, Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim.

Pria asal Kediri, dan Tulungagung ini diduga terlibat dalam kasus penipuan berkedok dukun palsu dengan modus penggandaan uang di Dusun Sumbernanas, Ponggok, Kabupaten Blitar.

Pengusaha asal Blitar bernama Noer  menjadi korban penipuan, dan mengalami kerugian sampai Rp 2,6 miliar.

( Baca juga : Usai Gelapkan Uang Rp 1 Miliar, Pria Asal Surabaya Ini Sembunyi di Bali )

Kasubdit Jatanras, Ditreskrimum, Polda Jatim, AKBP Leonard M Sinambela menjelaskan Danang pura-pura menjadi ‘orang pintar’ yang mampu menggandaan uang.

“Tersangka minta uang ke korban sampai Rp 2,6 miliar untuk biaya ritual penggandaan uang,” ungkap Leonard kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (30/11/2018).

Dalam aksinya, tersangka bersama korban melakukan ritual penggandaan uang.

( Baca juga : Katanya Biar Kuat Bercinta, Pasutri Asal Surabaya Ini Pakai Cara Tak Biasa )

Kemudian tersangka memberikan kardus berlapisi kain putih disertai minyak dan bunga 7 rupa.

Tersangka minta korban menyimpan kotak itu di dalam kamarnya, dan dibuka dalam tempo waktu yang sudah ditentukan.

“Saat korban membuka kotak peti itu, ternyata hanya berisi alat perdukunan,” jelasnya.

( Baca juga : Pengusaha Asal Banyuwangi Kepergok Bawa Sabu 9,14 Gram, dan 10 Butir Ekstasi )

Kemudian korban lapor ke polisi. Berdasar laporan itu, polisi menangkap dua tersangka.

“Sebenarnya ada empat pelaku. Kami masih memburu dua pelaku lain, yaitu berinisial S dan T,” tambahnya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved