Kabar Surabaya

Gembong Narkoba Asal Sidoarjo Ditembak Mati Polda Jatim Bawa 5 Kg Sabu-Sabu Di Madura

Tindakan tegas Kepolisian menembak tersangka pengedar narkoba lima kilogram sabu-sabu itu karena berupaya melawan ketika akan ditangkap.

Gembong Narkoba Asal Sidoarjo Ditembak Mati Polda Jatim Bawa 5 Kg Sabu-Sabu Di Madura
suryamalang.com/Mohammad Romadoni
Barang bukti sabu-sabu seberat 5 Kg yang diamankan dari tersangka yang ditembak mati jajaran Polda Jatim karena melawan saat akan ditangkap. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pengedar narkoba kelas kakap, Yoyok (34) warga Jl Mangkurejo Desa Kwangsa Kecamatan Sedati Sidoarjo ditembak mati anggota Ditresnarkoba Polda Jatim.

Tindakan tegas Kepolisian menembak tersangka pengedar narkoba lima kilogram sabu-sabu itu karena yang bersangkutan berupaya melawan ketika akan ditangkap.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera membenarkan pihaknya menembak mati pengedar narkoba yang berusaha melawan petugas saat menangkapnya. Tersangka dilumpuhkan saat mengirim lima kilogram narkoba ke daerah Madura.

"Penangkapan pengedar sabu-sabu lima kilogram ini dilakukan tadi pagi, nanti lebih detail akan disampaikan Dirresnarkoba Polda Jatim, Kombes Pol Sentosa Ginting Manik," ungkapnya di Polda Jatim, Senin (11/3/2019).

Barung Mangera mengatakan, pihaknya melakukan penyelidikan kasus pengedar narkoba ini semenjak yang bersangkutan berada di kawasan Jakarta. Dari informasi yang diperoleh tersangka akan transaksi narkoba di Madura.

"Kami terpaksa melakukan tindakan tegas karena tersangka melakukan perlawanan saat akan ditangkap," jelasnya.

Wadir Reserse Narkoba Polda Jatim, AKBP Teddy Suhendiawan Syarif menjelaskan, narkoba berupa lima kilogram sabu-sabu itu berasal dari Malaysia. Tersangka membawa sabu-sabu itu dari Jakarta ke Madura. Pihaknya sudah melakukan pemantauan peredaran narkoba asal Malaysia di Jawa Timur dari 2018 hingga 2019.

"Tersangka memperoleh narkoba dari Serawak Malaysia di Jakarta lalu diedarkan ke Jawa Timur," ujarnya.

Dia menambahkan, tersangka diduga mempunyai keterkaitan dengan warga Malaysia bernama M Fakaruddin (32) yang ditangkap karena menyelundupkan sabu-sabu seberat satu kilogram via Bandara Interanasional Juanda. Dari penangkapan itu pihaknya mengembangkan hingga melakukan penangkapan terhadap tersangka.

"Kami membuntuti tersangka dari Jakarta ke Jatim via jalur darat. Kami menindak tegas karena yang bersangkutan melawan saat transaksi narkoba di Madura," terangnya.

Teddy mengatakan, tersangka juga merupakan kurir dan tangan kanan Warga Negara Asing (WNA) dari Malaysia. Modus pengedar narkoba yang melibatkan WNA ini memanfaatkan warga lokal untuk mengirimkan sabu-sabu ke Jatim.

"Mereka tidak bisa masuk sehingga memakai orang kepercayaan di Jatim," tukasnya. 

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved