Duh, Sopir Mikrolet di Malang Positif Gunakan Narkoba
Dua sopir mikrolet dinyatakan positif menggunakan narkoba. Tes dilakukan di terminal dan langsung ditindaklanjuti oleh polisi.
SURYAMALANG.COM, BLIMBING - Operasi gabungan dari Polres, Dinas Perhubungan dan BNN Malang Kota di Terminal Arjosari, Rabu (28/1/2015) menemukan beberapa pelanggaran. Hanya dalam hitungan jam, tim gabungan berhasil mendapati pelanggaran kelengkapan angkutan dan ada sopir yang terindikasi positif mengkonsumsi narkoba.
Setelah dilakukan tes urine, dua sopir mikrolet dinyatakan positif menggunakan narkoba. Tes dilakukan di terminal dan langsung ditindaklanjuti oleh polisi.
Kanit Dikyasa Pores Malang Kota, Ipda Endiex Purwanto mengatakan, kegiatan pemeriksaan urine bagi sopir bus antarkota dan sopir mikrolet di terminal Arjosari dilakukan untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas. Kegiatan itu sebagai bagian dari program yang dicanangkan Mabes Polri dan Polda Jatim.
"Jangan sampai sopir-sopir angkutan umum mengkonsumsi narkoba. Mereka bertanggung jawab keselamatan penumpang. Kalau yang hasil tes urinenya positif akan diperiksa lebih lanjut ," kata Endiex di Terminal Arjosari, Rabu (28/1/2015).
Dari ‘penggrebekan’tim bersama di Terminal Arjosari, petugas setidaknya mewajibkan 100 orang sopir yang baru tiba dari mengantarkan penumpang. Awalnya petugas mewajibkan sopir bus antar kota yang baru tiba di terminal untuk memeriksa urinnya. Para sopir juga diwajibkan mengisi data diri.
Hal yang sama berikutnya dilakukan di area terminal mikrolet. Dalam pemeriksaan di titik kedua ini petugas mendapati hasil positif dari dua orang sopir mikrolet.
Keduanya lalu digelandang ke Mapolres Malang Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk interogasi dari anggota satua reserse narkoba.
(Dyan Rekohadi)