Rabu, 3 Juni 2026

Gedangan

Nenek 83 Tahun Hadang dan Gagalkan Penjahat Bersenjata Tajam

Oleh pelaku, nenek Sukemi ditakuti dengan senjata tajam (sajam) slonot. Bentuknya seperti celurit tapi panjang.

Tayang:
Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Imam, korban ranmor yang berhasil melumpuhkan pelaku dengan bantuan cincin akik berbatu besar (tengah). Sebelah kirinya, ibu mertua (nenek Sukemi) dan kanan adalah istrinya 

SURYAMALANG.COM, GEDANGAN - Aksi nenek 83 tahun bersama menantunya ini patut diacungi jempol. 

Mereka bisa melumpuhkan pencuri yang nekat menyatroni rumahnya di pagi hari.

Pencuri ini mengincar motor trail KLX milik sang menantu H Imam Mahfud (41), warga Desa Sumberejo Krajan, RT 4/RW 1, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.

Kisah masuknya pencuri motor nekat ke rumahnya diketahui Selasa (21/4/2015) pukul 05.00. Penghuni rumah sudah bangun dan beraktifitas di dalam rumah.

Tapi, mereka tidak tahu halaman rumah mereka dimasuki pencuri.

Pencuri langsung menuju belakang rumah. Ada garasi di belakang rumah yang menyimpan dua mobil dan motor, ada kamar juga yang berfungsi sebagai gudang.

Pelaku langsung masuk mengambil motor trail KLX warna hijau bernopol N 9455 IS.

Saat pelaku mau keluar dari garasi dan membawa motor, nenek Sukemi (83) menghalanginya dan menghadang dengan memegang setir motor. Nenek Sukemi itu ibu kandung Naning.

"Saya pikir itu Imam yang naik. Saya tanya pagi-pagi mau kemana," cerita nenek Sukemi.

Ternyata orang yang ia ajak bicara bukan Imam. Ia kemudian sadar motor menantunya mau diambil orang itu. Oleh pelaku, nenek Sukemi ditakuti dengan senjata tajam (sajam) slonot. Bentuknya seperti celurit tapi panjang.

Nenek Sukemi kemudian teriak "maling....maling....". Sebab pelaku yang sudah menyalakan mesin motor itu kabur ke arah depan. Teriakan itu didengar anak menantunya. Naning sempat mendengar ada motor melesat dari jalan depan rumahnya.

Ia berujar ke suaminya wah, motornya sudah hilang, pak. Mereka kemudian ke halaman depan setelah keluar rumah.

"Lha endi malinge? (Mana pencurinya?)" ucap Naning.

Ternyata pencuri motor masih di halaman rumah. Ia bergegas menutup pintu pagar. Sedang suaminya beraksi menjegal motornya yang dibawa pelaku. Ia sempat teriak-teriak dengan harapan dibantu tetangganya.

"Tapi karena pelaku bawa clonot, mereka ya gak berani menolong," kisahnya.

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved