Breaking News:

Malang Raya

Simulasi Pertempuan Kota di Mal Hibur Pengunjung, Ini Suasananya!

Tempat simulasi yang sempit dipadati pengunjung yang ingin melihat kegiatan tembak-tembakan itu.

SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Anggota Paskhas Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh melakukan simulasi pertempuran kota (urban combat) di Malang Town Square, Jumat (8/4/2016). Simulasi digelar bersamaaan pembukaan Pameran Dirgantara memperingati HUT TNI AU ke-70. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Lima orang berpakaian doreng dan bersenjata laras panjang turun dari lantai tiga ke lantai dua Malang Town Square (Matos), Jumat (8/4/2016) sore. Mereka turun memakai tali.

Setelah formasi diatur, mereka yang tergabung dalam Pasukan Khas (Paskhas) Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh menembak pintu, hingga akhirnya melumpuhkan musuh.

Kelima orang itu tergabung dalam tim Alpha. Sementara beberapa orang lain tergabung dalam tim Bravo. Tim Alpha melumpuhkan musuh dari atap, sedangkan tim Bravo menyusup dari sekitar lokasi pelaku kejahatan yang digambarkan sedang menguasai aset milik TNI AU.

Gambaran itu merupakan simulasi kecil sebuah pertempuran kota atau urban combat. Simulasi di dalam mal yang dipadati pengunjung itu merupakan rangkaian acara Pameran Dirgantara yang dibuka, Jumat (8/4/2016) hingga Minggu (10/4/2016). Pameran dirgantara itu untuk memperingati HUT TNI AU ke-70 yang jatuh 9 April 2016.

Simulasi perang kota di dalam mal itu tak pelak menarik perhatian pengunjung. Tempat simulasi yang sempit dipadati pengunjung yang ingin melihat kegiatan tembak-tembakan itu. Semua peralatan yang dipakai anggota TNI AU merupakan senjata dan peralatan asli.

"Hanya tembaknya saja pakai peluru hampa," ujar Letkol Pas Yosafat Soelya, Komandan Batalyon Komando 464 Paskhas Pangkalan Udara Abd Saleh.

Senjata yang dipakai antara lain senapan serbu M4 Komando dan pistol Glock 19 buatan Austria.

Yosafat mengatakan pertempuran kota bisa dilakukan oleh Paskhas ketika harus menyelamatkan aset TNI dan negara di kawasan perkotaan.

"Urban combat ini terjadi ketika kami harus menyelamatkan aset yang berada di tengah perkotaan, di kawasan padat penduduk," ujarnya.

Tidak pernah terjadi pertempuran kota di Indonesia. Contoh perang kota seperti terjadi di kawasan Irak.

Simulasi itu melengkapi pameran dirgantara yang digelar oleh Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh. Selain simulasi tentang sebuah operasi di peperangan, TNI AU juga mengenalkan isi dari Pangkalan Udara Abd Saleh. Senjata, peralatan, dan pesawat dari skadron yang ada di Abd Saleh berpindah ke mal tersebut.

Seorang pengunjung pameran Elok mengatakan, senang bisa melihat secara langsung peralatan yang dimiliki TNI AU.

"Selama ini tahunya hanya di televisi atau dari pelajaran saja, sekarang melihat sendiri. Tadi simulasinya juga seru," ujar mahasiswi Polinema Malang itu.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved