Minggu, 19 April 2026

Malang Raya

Bupati Sumba Minta Maaf, Siap Bimbing Mahasiswanya Sebelum Masuk Malang

“Terima kasih untuk Polres Malang Kota yang menangani masalah dengan sigap dan cepat. Kejadian itu memang sempat membuat ketakutan tersendiri sehingga

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: musahadah
surya/aflahul abidin
Bupati Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Markus Dairo Talu, memberi cindera mata dalam pertemuan bersama empat perwakilan pemerintah daerah Sumba dan Jajaran Forum Daerah Kota Malang dalam kunjungannya ke Kota Malang, Jumat (22/4). 

Selain itu, saat libur kuliah, masing-masing koordinator daerah juga sudah diinstruksikan agar mengontrol para mahasiswa yang berada di bawah bimbingannya.

“Nanti yang akan kuliah di Kota Malang akan saya kumpulkan. Saya tahan keberangkatan mereka sebelum bertemu masing-masing bupati dulu. Setelah diberi arahan, mereka baru boleh berangkat. Kami berdoa bersama. Ini pelajaran buat kami, mudah-mudahan jadi yang pertama dan terakhir,” tambahnya.

Pembawaan senjata tajam oleh calon mahasiswa akan diperketat. Mereka tidak akan diizinkan membawa barang tajam jenis apapun ke daereh tujuan tanpa izin dari Polres setempat.

Sementara Wali Kota Malang M Anton menekankan, permintaan kepada pemerintah daerah Sumba untuk mengenalkan budaya Malang kepada calon mahasiswannya bukan sebagai upaya pembatasan masuknya warga asal sana ke kota ini.

Kota Malang, kata dia, tetap terbuka bagi warga daerah mana pun yang ingin mengenyam pendidikan di kota yang memiliki lebih dari 50 perguruan tinggi itu.

“Yang penting itu niatan sebelum anak-anak itu datang, mereka harus bisa melihat dulu adat istiadat daerah yang mau mereka tuju. Harapan kami, akan ada pembekalan khusus dari daerah masing-masing. Warga Malang cinta damai, kok,” ucapnya.

Sejak perkara terakhir itu, Pemkot Malang dan pemerintah daerah Sumba rutin menjalin komunikasi guna memberi arahan khusus.

Agar bisa bersinergi dengan pihak kampus, dalam kegiatan itu beberapa perwakilan perguruan tinggi juga dikumpuPemda Sumba Siap Mimbing Mahasiswanya Sebelum Masuk Kota Malang

Sementara Kapolres Malang Kota AKBP Decky Hendarsono menambahkan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Polres daerah asal para mahasiswa yang sempat bersitegang itu.

“Tidak ada koordinasi khusus. Tapi kalau ada apa-apa, kami tetap saling bersinergi,” pungkasnya.

Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved