Malang Raya

Pemilik Kios Sekitar Stasiun Malang Minta Tempat Relokasi

Kios-kios harus sudah kosong sebelum tanggal 13 November 2016. Karena tidak ada pedagang yang meninggalkan kios, dia pun ikut bertahan.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
Stasiun Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Pemilik kios di sekitar Stasiun Malang di Jalan Trunojoyo, Klojen masih pro-kontra terkiat rencana pemugaran. Pemilik kios yang setuju bersedia pindah ke pujasera di utara stasiun bila ada tempat relokasi.

Penjual makanan, Khotijah (55) menganggap jualan di pujasera lebih nyaman. Selama ini dia terganggu dengan parkir yang menutupi kios. Tempat jualan akan lebih rapi bila seluruh pedagang dipusatkan di pujasera.

Warga Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing itu sudah tahu rencana pembenahan PT KAI Daop 8 Surabaya. Informasi awal yang diterimanya, kios-kios harus sudah kosong sebelum tanggal 13 November 2016. Karena tidak ada pedagang yang meninggalkan kios, dia pun ikut bertahan.

“Saya sudah siap-siap. Sekarang sudah tidak beli dagangan sejak 13 November 2016,” ungkap Khotijah, Rabu (16/11/2016).

Dia belum memiliki tempat jualan bila kiosnya PT KAI membongkar kiosnya. Ia berharap perusahaan transportasi pelat merah itu menyediakan relokasi sederhana.

“Kios dari tripleks tidak apa-apa,” tambahnya.

Sementara itu, pemilik Warung Pojok, Rully mengaku belum tahu rencana pembangunan pujasera. Urusan seperti itu biasanya ditangani suaminya yang bekerja di Jakarta.

Informasi yang dihimpun SURYAMALANG.COM, PT KAI Daop 8 Surabaya akan membenahi depan Stasiun Malang. KAI mulai sosialisasi sejak Senin (21/11/2016).

Pedagang yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan awalnya PT KAI akan menyediakan tempat relokasi. Tempat itu dijanjikan dalam pertemuan pertama dan kedua. Tapi dalam pertemuan ketiga, tempat relokasi ditiadakan.

“Saat itu petinggi PT KAI tidak ada yang hadir,” ujarnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved