Kesehatan

Seks Sebelum Nikah, Selalu Jadikan Wanita sebagai Objek Eksperimen yang Banyak Ruginya

Seks selalu menjadi tema tabu yang canggung untuk dibicarakan, apalagi jika itu menyangkut seks yang dilakukan oleh pasangan yang belum menikah

Seks Sebelum Nikah, Selalu Jadikan Wanita sebagai Objek Eksperimen yang Banyak Ruginya
IST
Ilustrasi 

Ia menuturkan bahwa fenomena seks pra-nikah atau sebelum nikah terjadi karena adanya pergeseran-pergeseran nilai agama di dalam masyarakat.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa di kalangan masyarakat banyak yang berpikiran bahwa seks itu adalah sesuatu yang tabu, jorok, kotor dan lain-lainnya.

“Saat apa seks itu jorok, saat apa seks itu suci tergantung penempatannya dan fasenya,” tuturnya.

Berhubungan badan, khususnya kelamin, sebutnya, ada proses yang mengesahkan, yang disebut upacara pernikahan sehingga ada yang disebut propan dan sakral.

Diungkapkannya, seks bisa menyebabkan kecanduan bagi seseorang yang belum menikah, dan menjadi berbahaya apabila tidak dikontrol, karena tanpa adanya komitmen dan tanggung jawab.

“Kalau dikasi sekali akan minta tambah terus,” imbuhnya.

Beberapa akibat dari seks pra-nikah kata dia, di antaranya mendukakan Tuhan dan orangtua, kehilangan kesucian diri, dan hamil di luar nikah.

Sementara itu, pembicara lainnya I Gede Suwantana mengatakan seks merupakan hal yang suci.

“Kita dibiasakan menyebut seks adalah dosa, dibiasakan ngomong seks itu adalah musuh. Tetapi saya memahami seks itu adalah sebagai hal yang luar biasa dan suci,” kata Suwantana.

Ia kemudian mengibaratkan seks yang benar itu seperti patung pratima yang disucikan.

Halaman
123
Editor: eko darmoko
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved