Bojonegoro

Dana Alokasi Khusus untuk SMA di Bojonegoro Capai Rp 52 Miliar

#BOJONEGORO - "Sebanyak 44.353 siswa belum menerima dana alokasi khusus pendidikan, baru 3.673 siswa yang dapat," ujar M Ibnu Soeyuti.

Dana Alokasi Khusus untuk SMA di Bojonegoro Capai Rp 52 Miliar
web
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, BOJONEGORO - Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Bojonegoro mencairkan dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp 52 miliar.

Dana itu dikhususkan bagi siswa jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).

Adapun rinciannya yaitu sebanyak 48.026 siswa yang berhak menerima dana tersebut.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Bojonegoro, M Ibnu Soeyuti mengatakan, DAK untuk pendidikan SMA memang baru cair di tahun ini.

Namun, dari jumlah 48.026 siswa berhak mendapat, saat ini baru 3.673 siswa di enam kecamatan yang sudah menerima dana khusua pendidikan tersebut.

"Sebanyak 44.353 siswa belum menerima dana alokasi khusus pendidikan, baru 3.673 siswa yang dapat," ujar M Ibnu Soeyuti, Rabu (30/5/2018).

Ibnu menjelaskan, bila dana khusus pendidikan sangatlah dibutuhkan bagi siswa. Sebab, bisa digunakan untuk membayar keperluan sekolahnya.

Apalagi dalam waktu dekat ini akan memasuki tahun ajaran baru bagi siswa kelas X dan XI SMA.

Dia menambahkan, bagi yang belum menyetorkan data nama siswa penerima BPKAD, bisa meminta pihak desa atau kecamatan untuk segera menyetorkannya, agar segera diproses.

"Saat ini empat belas kecamatan masih dalam proses validasi data siswa penerima DAK di BPKAD. Sedangkan delapan kecamatan lainnya belum mengajukan proposal pencairan," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Kozin menyatakan, jika sudah menyetor sejumlah data nama siswa penerima DAK pendidikan sejak sebulan lalu melalui kecamatan.

Namun diakuinya, dia tidak mengetahui regulasi secara pasti bagaimana proses penyerahkan ke BPKAD.

"Tahun ini di Desa Ngraseh ada 170 siswa yang berhak mendapat DAK pendidikan. Semoga dana itu bisa segera dicairkan," harap Kozin.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved