Breaking News:

6 Hal di Balik Penusukan Anggota TNI oleh Oknum Brimob, Nasib Pelaku Sekarang Seperti ini

6 Hal di Balik Penusukan Anggota TNI oleh Oknum Brimob, Nasib Pelaku Sekarang Seperti ini

Editor: Adrianus Adhi
Facebook
Serda Darma Aji 

Menurut Idris jika ada yang melanggar instruksinya maka, pihaknya akan menindak dan memberikan sanksi tegas ke para pengusaha dan pengelola tempat hiburan malam di Depok.

Tempat hiburan malam yang diwajibkan menutup total tempat usahanya selama Ramadan yakni mulai dari tempat karaoke, bar, kafe, tempat pijat, hingga biliar dan atau sanggar seni komersial.

Menurutnya, selama beberapa tahun terakhur ini aturan kebijakan penutupan total tempat hiburan malam selama Ramadan di Depok, tidak pernah mengalami kendala.

"Ada konsekuensi dan sanksi yang bisa diberikan jika ada tempat hiburan malam yang melanggar dan masih beroperasi selama Ramadan," ancam Idris saat itu.

Namun nyatanya instruksi Idris hanya gertak sambal belaka.

Nyatanya banyal tempat hiburan malam di Depok tetap beroperasi selama Ramadan dan salah satunya tempat biliar sekaligus cafe Al Diablo.

4. TNI minta pelaku bertanggungjawab

Penerangan Kodam (Kapendam) Jaya Kolonel Inf Kristomei Sianturi mendesak para pelaku penusukan terhadap dua anggota TNI AD Kodam Jaya, saat keributan di tempat biliar Al Diablo di Jalan Raya Bogor, Cimanggis, Depok, Kamis (7/6/2018) dinihari lalu, segera menyerahkan diri ke pihak yang berwajib.

Ia meminta para pelaku berani mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Saya minta agar pelaku penusukan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawakan perbuatannya," kata Kristomei kepada Warta Kota, Jumat (8/6/2018).

Sebab kata dia, apapun upaya para pelaku dalam menyembunyikan diri pasti akan terungkap juga dan akan diketahui pihak berwenang.

"Jadi lebih baik, sejak awal menyerahkan diri agar kasus ini terungkap dengan jelas," katanya.

5. Kapolri instruksikan tangkap pelaku

Melansir Kompas.com, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan Kapolri Jenderal Tito Karnavian sudah memerintahkan penangkapan 8 anggota Brimob yang diduga terlibat penusukan dua anggota TNI ini.

"Terhadap kejadian tersebut, Pak Kapolri sudah memerintahkan Kapolda Metro Jaya dan Kakor Brimob untuk menangkap oknum yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anggota TNI. Dan delapan oknum yang diduga melakukan penganiayaan sudah ditangkap dan ditahan," kata Iqbal.

"Oknum Brimob yang terlibat itu akan diproses hukum di peradilan umum dan terbuka untuk publik," tegas Iqbal.

Iqbal menyampaikan, Polri tidak akan menutupi kasus ini. Semua dilakukan dengan transparan.

"Polri tak menutup-nutupi oknum yang mencoreng nama baik Polri. Kapolri berkoordinasi dengan Panglima TNI guna mengantisipasi berbagai hal," tegas Iqbal.

Selain itu juga, Kapolri sudah memerintahkan Kakor Brimob Irjen Rudy Sufahriadi untuk menjenguk keluarga korban.

Polri menurut Iqbal, menyayangkan peristiwa tersebut dan turut menyampaikan belasungkawa dan mendoakan almarhum diterima di sisi Allah SWT.

"Kakor Brimob sudah menyampaikan belasungkawa dan datang ke rumah korban," tutup Iqbal.

Iqbal mengatakan Polri menyesalkan adanya kasus ini di tengah kesibukan TNI-Polri mengamankan aktivitas masyarakat yang mudik Lebaran.

"Apalagi sekarang seluruh Bhayangkara Polri dan prajurit TNI tersebar pada jalur-jalur mudik untuk memastikan masyarakat bisa mudik dengan aman, nyaman. Tapi, ada oknum kami yang melakukan tindakan mencoreng soliditas TNI-Polri," katanya.

Iqbal menegaskan, kerja sama Polri-TNI tetap solid dan tindakan yang dilakukan ketiga oknum polisi itu tidak mencerminkan institusi.

Pihaknya memastikan para pelaku yang terbukti terlibat bakal diproses hukum secara terbuka di peradilan umum.

6. Tiga oknum Brimob menjadi tersangka

Tiga orang oknum anggota Brimob telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak kekerasan berujung kematian terhadap seorang anggota TNI.

"Saat ini Polda Metro Jaya sudah menetapkan tiga tersangka terkait insiden tersebut. Sudah ditahan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal dalam pesan singkatnya, Minggu (10/6/2018), seperti dikutip Antara.

"Polri turut berduka dan mendoakan almarhum diterima di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan," katanya.(*)

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Fakta di Balik Penusukan Anggota TNI Oleh Oknum Brimob, Begini Nasib Pelakunya, http://bangka.tribunnews.com/2018/06/11/fakta-di-balik-penusukan-anggota-tni-oleh-oknum-brimob-begini-nasib-pelakunya?page=all

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved