Blitar

Ternyata Layang-layang Bikin Listrik Padam di Blitar Sampai 9 Kali

Jangan sembarangan bermain layang-layang. Ternyata di antara penyebab pemadaman listrik di Blitar karena dipicu layang-layang.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Zainuddin
Getty
Layang-layang. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Musim bermain layang-layang membikin petugas PLN Blitar pusing.

Sebab, sering terjadi gangguan listrik padam akibat jaringan PLN tertimpa layang-layang milik warga.

Berdasar data dari Rayon PLN Blitar, ada sembilan kejadian aliran listrik padam akibat layang-layang selama Juni 2018 sampai awal Agustus 2018.

( Baca juga : Inilah Pabrik Uang Barbie Kumalasari, Pantes Kalau Ia Pakai Berlian 20 Miliar )

Rinciannya, ada tiga kejadian pada Juni 2018.

Sedangkan selama Juli 2018 ada lima kejadian.

Lalu pada awal Agustus 2018 ini satu kejadian.

( Baca juga : Disebut Mirip Ayu Ting Ting, Intip Pesona Tya Arifin Menantu Siti Nurhaliza, Cantik Siapa? )

“Kejadian terbaru adalah Rabu (1/8/2018) kemarin. Aliran  listrik di Penataran padam karena jaringanya tertimpa layang-layang di Desa Sumberasri,” kata Rifki Muslim, Manajer Rayon PLN Blitar kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (2/8/2018).

Rifki mengakui musim bermain layang-layang memang menyusahkan PLN.

Sebab, sering terjadi gangguan listrik akibat layang-layang.

( Baca juga : Ini Kalimat yang Diucapkan Alfredo Vera saat Mundur dari Jabatan Pelatih Persebaya )

Pihaknya tidak melarang masyarakat bermain layang-layang.

Namun, pihaknya mengimbau masyarakat tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik.

“Saat terjadi listrik padam, masyarakat sering komplain ke kami. Katanya listriknya kok sering padam.”

( Baca juga : Reaksi Sule Saat Mengetahui Shandy Aulia Meminta Maaf Kepadanya: Sudah Saya Maafkan )

“Padahal, sebagian masalah listrik padam bukan pemadaman dari PLN, tapi jaringannya tertimpa layang-layang,” ujarnya.

PLN sudah menyebar brosur dan memasang spanduk peringatan agar warga tidak bermain layang-layang di dekat jaringan listrik.

PLN juga meminta bantuan aparat desa, polisi, dan TNI ikut sosialisasi bahaya bermain layang-layang di dekat jaringan listrik ke masyarakat.

( Baca juga : Masih Ingat Ksatria Baja Hitam? 26 Tahun Berlalu, Nasib Sang Aktor Sekarang Begini )

“Selama ini tindakan kami hanya sebatas imbauan dan menyebar brosur ke masyarakat,” ujarnya.

Rayon PLN Blitar sudah memetakan kawasan yang rawan listrik padam akibat layang-layang.

 Ada lima wilayah di Blitar yang jaringan listriknya rawan tersangkut layang-layang, yaitu Gaprang, Penataran, Bendogerit, Ciliwung, dan Karangrejo.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved