Gresik

Berbulan-bulan Hilang, Tubuh Kakek 85 Tahun Ditemukan Tak Berbentuk di Semak-semak

Kaseni (85), warga Desa Glatik, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, ditemukan meninggal di semak-semak Desa Golokan, Kecamatan Sidayu

Berbulan-bulan Hilang, Tubuh Kakek 85 Tahun Ditemukan Tak Berbentuk di Semak-semak
sugiyono
Kaseni (85), warga Desa Glatik, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, ditemukan meninggal di semak-semak Desa Golokan, Kecamatan Sidayu. Anggota tubuhnya sudah membusuk dan tidak bisa dikenali lagi. 

SURYAMALANG.COM, GRESIK – Kaseni (85), warga Desa Glatik, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, ditemukan meninggal di semak-semak Desa Golokan, Kecamatan Sidayu. Anggota tubuhnya sudah membusuk dan tidak bisa dikenali lagi.

Menurut Safii (45), cucu Kaseni mengatakan bahwa Kaseni sudah berbulan-bulan meninggalkan rumah. Kondisinya sudah pikun dan tidak ingat apa-apa. Beberapa kali dilakukan pencarian tidak ditemukan. Bahkan, pihak keluarga telah melaporkan ke polisi.

“Sudah kami cari kemana-mana tidak ketemu. Foto dan identitasnya juga kami unggah di media sosial,” ujar Safii yang merupakan cucu korban, Selasa (11/9/2018).

Safii menjelaskan, mayat Kaseni ditemukan oleh Falikul Isbah (34), warga Desa Wadeng, Kecamatan Sidayu. Saat itu Falikul sedang mencari pohon serut di kebun dan semak-semak.

Namun, yang ditemukan malah mayat. Melihat sosok tubuh yang sulit dikenali dan mencium bau busuk langsung meninggalkan tempat tersebut.

Falikul langsung melaporkan temuan mayat itu ke warga setempat dan pihak kepolisian. Tidak berselang lama petugas datang ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan dibatasi garis polisi.

“Mayat korban langsung dibawa ke rumah duka. Sebab, keluarga korban keberatan untuk diotopsi. Keluarga juga membuat pernyataan tidak akan menuntut kepada pihak manapun,” kata Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro, Selasa (11/9/2018).

Wahyu mengatakan bahwa korban ditemukan dalam kondisi tubuhnya sudah mengering. Wajahnya tidak bisa dikenal lagi. “Hasil pemeriksaan tidak. ditemukan tanda tanda penganiayaan,” katanya.  

Setelah dipasstikan bahwa jasat tersebut adalah Kaseni yang dikenali dari pakaian yang ada di tubuh mayat. Sehingga pihak keluarga tidak meminta untuk diotopsi dan keluarga tidak akan menuntut kepada semua pihak.  “Keluarga allmarhum Kaseni tidak menuntut pihak manapun, sehingga jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan,” .

Mereka menyadari bahwa kejadian ini adalah musibah. Kondisi korban sudah lanjut usai dan mengalami pikun. “Korban sudah dimakamkan oleh keluarganya,” katanya. 

Tags
Gresik
Penulis: Sugiyono
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved