Malang Raya
Unmer Malang Sulit Mendapatkan Dosen Pariwisata
Sementara itu, untuk mendapatkan pengalaman bekerja di luar negeri, mahasiswa Diploma Pariwisata bisa OJT ke hotel kerjasama.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Dosen khusus pariwisata agak sulit dicari dibanding bidang lain yang sudah familiar. Sehingga untuk memenuhinya, Universitas Merdeka (Unmer) Malang menyekolahkannya lagi.
"Syarat menjadi dosen harus S2. Maka untuk di pariwisata bisa dari S1 namun disekolahkan lagi agar mau ambil pariwisata," jelas Dr Sunardi SE MM, Kepala Program Diploma Pariwisata Unmer Malang di sela seminar internasional berkarier di luar negeri, Rabu (19/9/2018).
Sedang SDM atau lulusan pariwisata, kata dia, lebih banyak langsung berkiprah di dunia industri. Sebab hasil yang didapat lebih besar dari menjadi dosen. Sehingga nampaknya sudah berhitung dari pendapatan.
"Saat OJT (On Job Training) seperti kapal pesiar saja sudah dapat hasil. Jadi chef sekarang sudah seperti selebritis," ungkapnya.
Diploma Pariwisata Unmer memiliki tiga prodi. Tiap prodi minimal enam dosen. Sekarang ada 18 dosen sehingga ngepres.
Juga direkrut dosen dari profesional. Sementara di sisi lain, peminat pada pariwisata juga meningkat. "Kasihan dosennya," kata dia.
Tahun ini, diterima 190 an mahasiswa dari jumlah pendaftar 276 orang dengan sistem tes tulis dan wawancara. 60 Persen perkuliahannya praktik dan sisanya teori.
Sementara itu, untuk mendapatkan pengalaman bekerja di luar negeri, mahasiswa Diploma Pariwisata bisa OJT ke hotel kerjasama.
Seperti dengan Hotel Concorde di Kuala Lumpur Malaysia. HR Executive hotel itu memberikan wawasan pada mahasiswa jika bekerja di luar negeri, Rabu (19/9/2018)
Menurut Sunardi, kerjasama sejak 2002. Untuk tahun ini selain OJT juga rekrutmen. Mohd Helmi Yusuf,
HR Executive Hotel Concorde menjelaskan fasilitas yang diterima antara lain berupa mess, makan dan libur.
Mess di dalam hotel sehingga hanya turun tangga. Mahasiswa antusias bertanya antara lain bagaimana membangun kepercayaan diri, bahasa dll.
"Jika saat public holiday masuk, maka bisa diganti di hari lain oleh departemennya," kata Helmi.
Setiap hari bekerja delapan jam dan dalam seminggu ada offduty sehari. Pengalaman berada di hotel internasional dan bisa bertemu dengan profesional di bidangnya, yaitu para manajer bisa menjadi nilai lebih. Selain juga mengasah kemampuan bahasa Inggris. Kunci kesuksesan, kata Helmi, pada disiplin dan ada passion.