Malang Raya

Pemanjat Tower di Malang Tak Mau Turun Jika Bukan Istri & Anaknya yang Meminta, Begini Endingnya

Pemanjat Tower di Malang Tak Mau Turun Jika Bukan Istri & Anaknya yang Meminta, Begini Endingnya

Pemanjat Tower di Malang Tak Mau Turun Jika Bukan Istri & Anaknya yang Meminta, Begini Endingnya
SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
Tim evakuasi gabungan saat melakukan proses evakuasi Yosep si pemanjat tower di Pakisaji, Kabupaten Malang, Rabu (7/11/2018). 

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Pakisaji Ipda Budi menjelaskan, Yosep diduga mengalami permasalahan rumah tangga.

Sudah beberapa hari anak dan istrinya pergi meninggalkan rumah.

"Jadi korban diduga merasa depresi. Tidak tahu persis apa masalahnya. Yang jelas ada masalah keluarga," tandas Budi.

Akhirnya Yosep Saiku bersedia turun dari tower setinggi 72 meter di Jalan Leces, Dusun Sonosari, Desa Kebonagung, Pakisaji, Kabupaten Malang, Rabu (7/11/2018).

Pria yang akrab disapa Osep diduga depresi akibat ditinggal anak dan istrinya tanpa pamit.

Osep turun dengan kawalan pihak Koramil Pakisaji, Serka Eko Budi, Serma Lutfi Erdian, personel PMI Kabupaten Malang, Budi Gatot, dan Personel Rescue Perindo, Agus Demit.

Setelah sampai dasar tower, Osep dibawa pulang ke rumahnya di Wagir, Kabupaten Malang.

Personel PMI Kabupaten Malang, Budi Gatot mengataka sebelum mau turun, petugas mengajak Osep mengobrol.

Petugas juga memberi Osep makan dan minum.

“Kami beri pengertian kalau cuaca sedang tidak bagus, dan akan hujan,” jelas Budi.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved