Blitar

Dalam Dua Bulan Terakhir, Lima Korban Tewas Kecelakaan Di Blitar

Faktor penyebab kecelakaan lalu lintas rata-rata human error, pengendaranya ugal-ugalan di jalan raya.

Dalam Dua Bulan Terakhir, Lima Korban Tewas Kecelakaan Di Blitar
SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
Ilustrasi: Petugas Satlantas Polres Blitar Kota saat mengevakuasi korban kecelakaan. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Angka kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Blitar Kota masih tinggi. Selama dua bulan ini, Oktober-November 2018, tercatat ada 28 kasus kecelakaan lalu lintas. Dari total kasus itu, sebanyak lima orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.

"Faktor penyebab kecelakaan lalu lintas rata-rata human error, pengendaranya ugal-ugalan di jalan raya," kata Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP Bayu Halim Nugroho, Jumat (23/11/2018).

Data dari Satlantas Polres Blitar Kota menyebutkan pada Oktober 2018 terdapat 19 kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia empat orang. Sedangkan hingga pertengahan November 2018 sudah ada sembilan kasus kecelakaan dengan satu korban meninggal. "Dalam dua bulan ini ada lima orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas," ujar AKP Bayu.

Menurut Bayu, dari sejumlah kasus kecelakaan yang ditangani polisi, rata-rata penyebabnya karena kelalaian pengendaranya. Para pengendara tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas sehingga terjadi kecelakaan.
Selama ini, dia belum menemukan kasus kecelakaan akibat jalan rusak maupun kondisi jalan raya gelap di wilayah hukum Polres Blitar Kota.

"Perilaku pengendaranya yang ugal-ugalan di jalan raya. Apalagi pengendara di bawah umur, yang belum begitu paham dengan haluan berkendara di jalan raya," katanya.

Satlantas Polres Blitar Kota sudah mengimbau para orang tua agar melarang anak-anaknya mengendarai sepeda motor ke sekolah. Para pelajar yang mengendarai sepeda motor ke sekolah dapat membahayakan dirinya sendiri dan orang lain.

"Kami sering mendapat aduan dari masyarakat soal pelajar yang ugal-ugalan naik sepeda motor di jalan raya. Makanya, waktu operasi Zebra lalu, kami fokuskan penindakan ke pengendara di bawah umur," katanya.

Sekadar diketahui, pada Operasi Zebra 2018, Satlantas Polres Blitar Kota banyak menindak pengendara di bawah umur. Dari total pelanggaran yang ditindak sebanyak 2.591 pelanggaran, sekitar 1.606 pelanggaran merupakan pengendara di bawah umur.

Dari total pelanggaran pengendara di bawah umur itu, sebanyak 1.224 pengendara masih berstatus pelajar. "Saat ini, kami sedang menggalakkan progran transportasi sehat merakyat. Lewat program itu kami mendorong masyarakat terutama pelajar agar mengendarai sepeda ke sekolah," kata AKP Bayu. 

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved