Kabar Bojonegoro

Dua Spesialis Pembobol Mesin ATM Dibekuk Polres Bojonegoro

Dalam menjalankan aksinya, pelaku bermodus melihat-lihat ATM yang sepi dan berpura-pura sebagai tukang service, lalu melakukan pembobolan.

Dua Spesialis Pembobol Mesin ATM Dibekuk Polres Bojonegoro
suryamalang.com/Mochamad Sudarsono
Dua pelaku pembobol mesin ATM dibekuk Polres Bojonegoro 

SURYAMALANG.COM, BOJONEGORO - Dua orang pelaku pencurian yang merupakan spesialis pembobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM), berhasil dibekuk anggota jajaran Polres Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli mengatakan, kedua pelaku tersebut berinisial BI (32) warga Kelurahan Dupak Kecamatan Kerembangan Kota Surabaya dan MA (26) warga Desa Srowo Kecamatan Sedayu Kabupaten Gresik.

Keduanya ditangkap petugas di Desa Srowo Kecamatan Sedayu, Kabupaten Gresik, pada Senin (21/01/2019).

Dari hasil penyidikan awal, pelaku mengaku telah melakukan pembobolan enam mesin ATM. Empat di antaranya berlokasi di Bojonegoro dan dua lainnya di Kabupaten Pasuruan.

"Hasil penyidikan pelaku sudah membobol enam mesin ATM, empat di Bojonegoro," Kata AKBP Ary Fadli, Kamis (24/01/2019) siang.

Kapolres menjelaskan, adapun mesin ATM yang berhasil dibobol kedua pelaku yaitu, ATM Bank Mandiri Syariah di Jalan Ahmad Yani Bojonegoro, ATM Bank BRI di Jalan Imam Bonjol Bojonegoro, ATM Bank Jatim di Bojonegoro, ATM Bank BRI di Depan Kodim Bojonegoro. Sedangkan dua lainnya di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku bermodus melihat-lihat ATM yang sepi dan berpura-pura sebagai tukang service, lalu melakukan pembobolan.

Kemudian mengambil barang berupa CPU dan DVR dari CCTV, untuk selanjutnya pelaku mengambil uang yang ada di mesin ATM tersebut.

“Pelaku masing-masing membobol Rp 20 juta di setiap ATM, kita minta masyarakat untuk tidak takut bertanya apabila melihat seseorang membongkar mesin ATM, kalau perlu dilaporkan petugas polisi,” pungkas Ary Fadli.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 ayat (1 ) KUHP, ancaman hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun.

Penulis: Mochamad Sudarsono
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved