Kabar Kediri

FAKTA BARU Kesadisan Pembunuhan Mutilasi Guru Honorer Kediri, Aris & Ajis Eksekusi Korban di Warung

Pelaku Aris dan Ajis secara terbuka menceritakan proses pembunuhan dan mutilasi korban Budi Hartanto, seorang guru Honorer di Kediri.

FAKTA BARU Kesadisan Pembunuhan Mutilasi Guru Honorer Kediri, Aris & Ajis Eksekusi Korban di Warung
kolase - SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Fakta baru eksekusi mutilasi guru honorer kediri diketahui dari pengakuan kedua pelaku. Eksekusi sadis dilakukan di warung yang sudah disewa 

Karena sempat alami kesulitan, proses sadis mutilasi bagian kepala korban itu  akhirnya dilanjutkan oleh Aris.

"Pertama saya (yang melakukan), terus dilanjutkan dia," kata Ajis di Mapolda Jatim, Jumat (12/4/2019).

"Iya kami lakukan berdua bergantian," tegas Aris seraya mengangguk. 

Berdasarkan keterangan Kabid Humas Polda Jatim, Kombespol Frans Barung Mangera sebelumnya diketahui jika korban sebenarnya melalukan perlawanan saat dieksekusi.

Bukti adanya upaya perlawanan korban diketahui dari luka akibat benda tajam di tubuh korban. 

"Sebelum dia meninggal ternyata almarhum ini melakukan perlawanan dari pelaku," kata Frans Barung, Senin (8/4/2019).

Hal itu, diyakini Barung, setelah penyidiknya menemukan bukti adanya beberapa luka-luka bagian lengan tangan kanan korban.

"Itu diketahui ada luka tangkisan di tangan korban," lanjutnya.

Pelaku pembunuhan dan mutilasi guru honorer asal Kediri, Budi Hartanto.
Pelaku pembunuhan dan mutilasi guru honorer asal Kediri, Budi Hartanto. (SURYAMALANG.COM/Luhur Pambudi)

Barung menjelaskan, kemungkinan kuat saat benda tajam yang digunakan pelaku disabetkan ke arah korban, korban berupaya menangkis menggunakan tangan kanannya.

Mungkin saking kencangnya sabetan, benda tajam itu bukan cuma mengenai tangan, namun juga mengenai leher korban.

Halaman
123
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved