Kabar Lamongan

Dishub Lamongan Libatkan Relawan Jaga Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu Selama Mudik-Balik Lebaran

Sejumlah perlintasan Kereta Api (KA) tanpa palang pintu yang ada di wilayah Lamongan mendapat perhatian serius Dinas Perhubungan, khususnya Lebaran.

Dishub Lamongan Libatkan Relawan Jaga Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu Selama Mudik-Balik Lebaran
suryamalang.com/Hanif Manshuri
Diantara perlintasan KA tanpa palang pintu di Lamongan yang akan ditempatkan relawan selama arus mudik dan balik Idul Fitri, Jumat (10/5/2019). 

SURYAMALANG.COM, LAMONGAN - Sejumlah perlintasan Kereta Api (KA) tanpa palang pintu  yang melintas di wilayah Lamongan mendapat perhatian serius Dinas Perhubungan. Khususnya nanti selama arus balik dan mudik Idul Fitri.

Dishub Lamongan akan mengulang untuk melibatkan relawan untuk menjaga perlintasan Kereta Api (KA) yang tidak berpalang pintu. "Langkah itu sudah pernah kita lakukan pada tahun lalu dengan melibatkan relawan dari desa terdekat dari perlintasan KA," kata Kepala Seksi Angkutan Sungai dan Jalan Rel Dishub Lamongan, Elly Widyaastuti, Jumat (10/05/2019).

Menurut Elly, dilibatkannya relawan penjaga perlintasan KA tersebut sebagai salah satu upaya untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan yang kerap terjadi di perlintasan KA tanpa palang pintu saat arus mudik maupun arus balik Lebaran.

Para relawan ini nantinya akan bertugas mulai arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri hingga arus balik selesai.

Dari total 45 titik perlintasan KA di Kabupaten Lamongan dari Kecamatan Deket sampai Babat, dan terdapat sebanyak 35 titik perlintasan KA yang tidak berpalang pintu.

"Totalnya sekitar 45 titik, dari kecamatan Deket sampai Babat yang berpalang pintu dan berpenjaga ada 2 titik, yang berpenjaga dari Dishub ada 11 titik," katanya.

Sementara 11 titik perlintasan KA yang berpenjaga diantaranya di Desa Sawo, Plaosan, Moropelang, Warukulon, Tanggungan, Semlaran, depan Unisda, Jalan Pahlawan, Dapur, Keset dan Desa Deket.

"Setidaknya ada 21 orang relawan petugas palang pintu di 11 titik yang digaji Dishub Lamongan," ucap Elly.

Warga Lamongan menyambut baik upaya Dishub yang menempatkan relawan untuk menjaga perlintasan KA tanpa palang pintu."Warga akan terbantu saat melintas di perlintasan KA tanpa palang pintu dikeramaian saat arus mudik dan arus balik," ungkap Fathul, warga Sukodadi.

Fathul berharap kalau program musiman untuk relawan itu dilanjutkan pada hari - hari biasa dengan upah yang ditanggung Dishub Lamongan.

"Ini demi keselamatan dari warga yang melintas di rel KA tanpa palang pintu," tutur Fathul.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Achmad Amru Muiz
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved