Malang Raya

Wali Kota Malang Sutiaji Ajak Buka Bersama 300-an Anak Yatim Piatu di Rumah Dinas

Semoga ini bisa menjadi contoh berbagi. Berbagi tidak harus punya uang banyak, tapi ada di komitmen. Apapun yang kita miliki bisa kita bagikan

Wali Kota Malang Sutiaji Ajak Buka Bersama 300-an Anak Yatim Piatu di Rumah Dinas
Hayu Yudha Prabowo
SUAPI ANAK YATIM - Wali Kota Malang, Sutiaji menyuapi anaka yatim dari potongan kedua kue ulang tahunnya yang Ke-55 dalam buka bersama dan pemberian santunan pada anak yatim di Rumah Dinas Wali Kota Malang, Senin (13/5/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJENWali Kota Malang Sutiaji bersama Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko berbuka bersama dengan para anak yatim piatu di rumah dinas Wali Kota Malang, Jl Ijen No 2, Senin (13/5/2019). Ada 300 an anak yatim piatu dari sejumlah panti asuhan yang ada di Kota Malang turut diundang.

Sejumlah kepala dinas dan camat juga turut hadir. Beserta Sekda dan Dirut PDAM Kota Malang juga tidak ketinggalan dalam kemeriahan berbagi dengan anak yatim piatu tersebut.

Sutiaji mengatakan, kegiatan itu adalah salah satu bentuk saling berbagi. Katanya, untuk bisa berbagi tidak melulu harus memiliki banyak uang, namun apapun yang dimiliki bisa dibagikan.

“Semoga ini bisa menjadi contoh berbagi. Berbagi tidak harus punya uang banyak, tapi ada di komitmen. Apapun yang kita miliki bisa kita bagikan kepada masyarakat di sekitar kita,” ujarnya, Senin (13/5/2019).

SAMBUTAN - Wali Kota Malang, Sutiaji memberikan sambutan dalam buka bersama dan pemberian santunan pada anak yatim di Rumah Dinas Wali Kota Malang, Senin (13/5/2019).
SAMBUTAN - Wali Kota Malang, Sutiaji memberikan sambutan dalam buka bersama dan pemberian santunan pada anak yatim di Rumah Dinas Wali Kota Malang, Senin (13/5/2019). (Hayu Yudha Prabowo)

Di tengah kemeriahan berbuka bersama para anak yatim dan piatu, Sutiaji juga meryakan hari ulang tahunnya yang bertepatan pada Senin, 13 Mei 2019. Sutiaji genap berusia 55 tahun.

“Saya semakin bertambah usia, semakin amat rendah. Kesempatan hidup semakin berkurang. Kesempatan berbakti kepada masyarakat dan keluarga juga berkurang. Kesempatan mencari ilmu juga berkurang, kami instropeksi terus menerus,” ujar Sutiaji.

ISTRI WALI KOTA MALANG - Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji (jilbab kuning) dan Wakil Ketua 1 TP PKK Kota Malang, Elly Sofyan Edi Jarwoko dalam buka bersama dan pemberian santunan pada anak yatim di Rumah Dinas Wali Kota Malang, Senin (13/5/2019).
ISTRI WALI KOTA MALANG - Ketua TP PKK Kota Malang, Widayati Sutiaji (jilbab kuning) dan Wakil Ketua 1 TP PKK Kota Malang, Elly Sofyan Edi Jarwoko dalam buka bersama dan pemberian santunan pada anak yatim di Rumah Dinas Wali Kota Malang, Senin (13/5/2019). (Hayu Yudha Prabowo)

Sutiji ingin bisa banyak berbagi dengan siapapun, khususnya masyarakat Kota Malang. Mewakili Pemkot Malang, Sutiaji juga berkomitmen untuk melayani masyarakat lebih baik. Katanya, hal itu juga merupakan bagian dari berbagi.

“Yang harus dicapai bagaimana kami memimpin Kota Malang bisa dirasakan manfaatnya. Agar kehadiran pemerintah bisa dirasakan oleh masyarakat, kami lebih dulu harus turun ke bawah,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, hadir pula KH Marzuqi Mustamar, pendiri Ponpes Gasek. KH Marzuqi Mustamar memberikan ceramah kepada para hadirin yang datang sebelum berbuka puasa. 

KH Marzuqi Mustamar, M.Ag pimpinan Pondok Pesantren Sabiilul Rosyad, Gasek, Malang, Jawa Timur. Kyai Marzuqi juga menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur periode 2018-2023.
KH Marzuqi Mustamar, M.Ag pimpinan Pondok Pesantren Sabiilul Rosyad, Gasek, Malang, Jawa Timur. Kyai Marzuqi juga menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur periode 2018-2023. (Hayu Yudha Prabowo)
Penulis: Benni Indo
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved