Malang Raya

Polres Malang Siapkan Rekayasa Arus Lalu Lintas di Sekitar Exit Tol Singosari & Underpass Karanglo

Satlantas Polres Malang menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar exit tol Singosari atau Underpass Karanglo.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Sejumlah kendaraan melintasi Underpass Karanglo yang difungsikan dari Malang ke arah Surabaya, Selasa (14/5/2019). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Satlantas Polres Malang menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar exit tol Singosari.

Kasatlantas Polres Malang AKP William Thamrin Simatupang mengatakan kepadatan arus lalu lintas di pintu keluar tol karena pembangunan Underpass Karanglo belum rampung.

Underpass Karanglo sempat diuji coba pada satu lajur saja, yaitu sisi barat.

Sedangkan lajur timur masih dalam proses pengerjaan.

“Akhirnya kami ambil kebijakan. Karena kalau pagi volume kendaraan dari arah Surabaya menuju Malang  tinggi, jadi kami fungsionalkan ke arah selatan satu jalur.”

“Jelang siang di atas pukul 12.00.000, kami balik dari arah Malang menuju Surabaya,” terang William kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (15/5/2019).

William memprediksi pengoperasian penuh dua jalur Underpass Karanglo pada H-7 Lebaran.

Dia mengakui beroperasinya Tol Malang - Pandaan mengakibatkan lalu lintas di jalan arteri Malang-Surabaya lebih lengang dari sebelumnya.

“Soal kemacaetan, nanti di Kota Malang dan Kota Batu karena menjadi pusat kuliner, penginapan, dan rekreasi,” terangnya.

Guna mengurai kepadatan di jalan arteri, William memastikan dalam Operasi Ketupat yang digelar pada H - 7 sampai H + 7 Lebaran.

Satlantas Polres Malang bakal menutup dan menjaga beberapa titik U turn di sepanjang jalan arteri Malang-Surabaya.

“Kami mencatat ada 19 titik U turn di sepanjang jalur arteri. Nanti akan kami kurangi, termasuk kami tingkatkan penjagaan di perlintasan kereta api.”

“Satu titik akan dijaga dua personel,” jelas William.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang, Hafi Lutfi memprediksi jalur alternatif di sepanjang Singosari-Lawang akan sepi.

Pengendara mobil akan lebih memilih melewati jalan tol.

“Apalagi kondisi jalan alternatif kurang baik. Kayaknya lebih banyak sudah beralih ke tol,” kata Lutfi.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved