Kabar Lumajang

Mengenal Desa Sombo Setting Utama 'Suami Gadaikan Istri' dan Lasmi sebagai Objek 'yang Digadaikan'

Mengenal Desa Sombo Setting Utama 'Suami Gadaikan Istri' dan Lasmi sebagai Objek 'yang Digadaikan' di Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang.

Mengenal Desa Sombo Setting Utama 'Suami Gadaikan Istri' dan Lasmi sebagai Objek 'yang Digadaikan'
SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Hartono dan Lasmi yang terseret dalam kasus pembunuhan salah sasaran dan suami gadaikan istri di Lumajang. 

Untuk menuju Desa Sombo dibutuhkan waktu tempuh sekitar dua jam dari pusat Kecamatan Gucialit.

Sebab jalan yang dilalui merupakan jalan bebatuan. Menuju Desa Sombo juga harus melewati kawasan perkebunan teh Gucialit.

Jalan yang lebih mudah ditempu keluar dan masuk Desa Sombo melewati Kecamatan Klakah, daripada pusat Kecamatan Gucialit. Waktu tempuhnya lebih pendek sekitar 1,5 jam.

Namun melewati rute itu juga kondisi jalannya rusak. Karena kondisi jalan rusak, dengan waktu tempuh yang lama diduga membuat nyawa Hola tidak secara cepat bisa tertolong.

Hola, sang korban salah sasaran pembacokan tewas dalam perjalanan ke fasilitas layanan kesehatan di Kecamatan Klakah.

Sedangkan Hori kini ditahan di Mapolres Lumajang. Hartono yang selamat dan Lasmini kini menghadapi serangkaian pemeriksaan polisi pasca kasus tersebut mencuat.

Kasus ini belakangan viral karena munculnya istilah 'suami gadaikan istri'.

Inilah Dalang di Balik Video Hubungan Intim Siswa & Siswi SMK di Bulukumba, Penyebar Link Terendus

Masih Ingat Mutilasi di Pasar Besar Kota Malang? Ada Temuan Baru Berdasar Pengakuan Tersangka Sugeng

Pihak Polres Lumajang akhirnya meminta keterangan dari Hartono (38) dan Lasmi (34) dalam lanjutan kasus dugaan penggadaian istri oleh Hori (43), Jumat (14/6/2019).
Pihak Polres Lumajang akhirnya meminta keterangan dari Hartono (38) dan Lasmi (34) dalam lanjutan kasus dugaan penggadaian istri oleh Hori (43), Jumat (14/6/2019). (sri wahyunik)

SURYAMALANG.COM berkesempatan mewawancarai secara khusus Hartono, Lasmini, adik Hola yang bernama Holiq, juga salah satu warga yang ikut menolong Hola, Ny Lima, juga Kapolsek Gucialit Iptu Rudi Isyanto.

Perbincangan dilakukan wartawan SURYAMALANG.COM di Mapolsek Gucialit, Lumajang, Selasa (18/6/2019).

Sepekan berlalu sejak pembacokan terjadi, peristiwa itu masih menjadi perbincangan.

Halaman
1234
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved