Kota Batu
Pemadaman Api Tak Perlu Hujan Buatan
Awalnya telah diukur sekitar 60 hektare lahan yang terbakar, tetapi hingga sore ini luas lahan meluas hingga 5 hektare.
Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Zainuddin
Sementara untuk evaluasi selama proses pemadaman kemarin, tim kesulitan tidak ada jalur.
Sehingga tim menggunakan jalur pendakian yang biasa digunakan pendaki.
Kasi Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kota Batu, Achmad Choirur Rochim mengatakan evaluasinya adalah memetakan jalur.
Tidak adanya pemetaan jalur ini membuat beberapa tim kebingungan.
“Sehingga kami kemarin mengandalkan tim Perhutani sebagai penunjuk jalan,” kata dia.
Bahkan saat tim logistik mengirim makanan, sempat tersesat. Karena jalur yang dilalui tidak ada di peta.
Oleh karena itu, pemetaan jalan setapak ini akan dilakukan setelah proses pemadaman di Hutan Gunung Panderman.
Setelah pemadaman nanti, besoknya tetap dilakukan pemantauan. Tidak hanya pemantauan saja, juga dilakukan teknik bakar kayu di area yang terbakar. Gunanya untuk betul-betul memastikan api padam.
Caranya adalah lahan yang bekas terbakar diuruk pakai tanah, lalu ditimbun. Karena ditakutkan api manyala lagi karena tertiup angin.