Malang Raya

Bupati Pandeglang Belajar Pertanian ke Kabupaten Malang, Begini Pemaparan Plt Bupati Malang, Sanusi

Bupati Pandeglang, Irna Narulita, bersama rombongan Pemkab Pandeglang berkunjung ke Kantor Bupati Malang, Kamis (1/8/2019).

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: yuli
erwin
Bupati Pandeglang Irna Narulita bersama rombongan Pemkab Pandeglang berkunjung ke Kantor Bupati Malang, Kamis (1/8/2019). Mereka disambut Plt Bupati Malang, M Sanusi, Sekretaris Pemkab Malang, Didik Budi Mulyono dan Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang, Budiar Anwar. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Bupati Pandeglang Irna Narulita bersama rombongan Pemkab Pandeglang berkunjung ke Kantor Bupati Malang, Kamis (1/8/2019).

Mereka disambut Plt Bupati Malang, M Sanusi, Sekretaris Pemkab Malang, Didik Budi Mulyono dan Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang, Budiar Anwar.

Rombongan pejabat dari pemerintah kabupaten di Provinsi Banten itu berniat belajar mengenai pengelolaan bidang pertanian.

Plt Bupati Malang, Sanusi, menjelaskan, di wilayahnya ada beberapa kawasan komoditas tanaman pertanian unggulan. Seperti komoditas padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu dan kopi. 

"Tanaman pangan di Kabupaten Malang lebih didominasi oleh komoditi padi," beber Sanusi.

Sanusi menambahkan, daerah potensial dalam pengembangan komoditi sayur-sayuran, ada di Kecamatan Ngantang.

Sektor holtikultura seperti tanaman buah-buahan ada di Kecamatan Wajak, Pagelaran, Poncokusumo dan Kecamatan Tumpang.

https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom
https://facebook.com/suryamalang.tribun | SURYAMALANG.COM | IG: @suryamalangcom (.)

"Komoditi apel ada di Kecamatan Poncokusumo dan Pujon, Klengkeng di Kecamatan Tumpang dan Poncokusumo, salak Suwaru dan pengolahannya di Desa Suwaru Kecamatan Pagelaran, alpukat di Kecamatan Wajak, dan pisang di seluruh kecamatan," imbuh Sanusi.

Pemerintah Kabupaten Malang menyarankan Pemerintah Kabupaten Pandeglang bisa menerapkan pertanian organik. Seperti halnya di Edukasi Pertanian Organik Bengkel Mimpi di Desa Kanigoro Kecamatan Pagelaran.

Di sana, tanaman padi yang dikembangkan menggunakan Budidaya Padi Hidroganik melalui inovasi tanam padi dengan budidaya ikan nila dan lele.

"Hidroganik sebagai system budidaya organic dengan memadukan system hidrp dan organic dengan sumber nutrisi utama hidroganik diperoleh dari pupuk organic padat dan air sebagai nutrisi tambahan," jelas pria Gondanglegi yang juga pengusaha tebu ini.

Di sisi lain, Bupati Pandeglang Irna Narulita merasa terkesan dengan kepemimpinan Sanusi. Menurutnya, Sanusi bisa menjalankan program pemerintahan, usai 'naik kasta' menjadi Plt Bupati Malang.

"Kemajuan di sektor pertanian dan peternakan juga dikelola dengan baik di Kabupaten Malang. Kami akan belajar menata dan mengelola di sektor pertanian ini," ujar Narulita.

Irna mengatakan produktifitas pertanian di Kabupaten Malang patut ditiru dan diterapkan di wilayahnya. Irna menyebut, Kabupaten Malang bisa menjadi acuan pemerintahannya dalam mengelola bidang pertanian.

"Tadi Pak Sanusi bilang, satu hektare bisa 13 ton padi. Sedangkan kami (di Kabupaten Pandeglang) satu hektare hanya 6-7 ton. Kami patut belajar dari Kabupaten Malang," ujar Irna. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved