Kabar Kediri

LBH Al Faruq Sebut Oknum Pejabat Kediri Bekingi Tempat Usaha Spa, Panti Pijat dan Hiburan Malam

LBH Al Faruq meminta kepada Pemkab Kediri untuk menutup dan mencabut seluruh izin usaha spa, panti pijat yang berada di wiadministrasinya.

LBH Al Faruq Sebut Oknum Pejabat Kediri Bekingi Tempat Usaha Spa, Panti Pijat dan Hiburan Malam
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal memperlihatkan Liyan Permana Putra selaku pemilik Spa & Massage D'Glamour kepada awak media, Jumat (2/8/2019). 

LBH Al Faruq meminta kepada Pemkab Kediri untuk menutup dan mencabut seluruh izin usaha spa, panti pijat yang berada di wilayah administrasinya.

SURYAMALANG.COM, KEDIRI

Menjamurnya usaha spa, panti pijat dan hiburan malam di Kediri diduga dibekingi oleh oknum. Akibatnya, usahanya tidak tersentuh penertiban aparat yang berwenang.

"Karena dibackup oleh oknum, maka mereka bebas dan tidak tersentuh oleh penegak hukum," ungkap Taufiq Dwi Kusuma, Direktur LBH Al Faruq kepada SuryaMalang.com, Sabtu (3/8/2019).

Dijelaskan, dari hasil pendataan yang telah dilakukan LBH Al Faruq, di wilayah Kabupaten dan Kota Kediri terdapat sekitar 25 tempat usaha spa, panti pijat yang tersebar di beberapa kecamatan.

Ironisnya beberapa spa, panti pijat dan tempat hiburan malam tersebut diduga dibackingi oleh oknum penjabat.

"Banyaknya tempat spa, panti pijat atau tempat hiburan malam, terkesan merusak citra Kediri yang terkenal dengan “Kota Santri” karena banyaknya pondok pesantren," ungkapnya.

Taufiq mendesak Pemkab Kediri tidak mempermudah pemberian izin usaha panti pijat, spa dan tempat hiburan malam karena sangat rawan disalahgunakan. Selain itu aparat juga harus tegas dalam melakukan pengawasan dan kontrol panti pijat dan tempat hiburan malam.

"Kami kecewa dengan Pemkab Kediri yang mempermudah dalam memberikan izin tempat usaha spa, panti pijat maupun tempat hiburan," ujarnya.

Diungkapkan, selain mempermudah pemberian izin, Pemkab Kediri juga sangat lemah dalam melakukan pengawasan dan kontrol secara rutin ke tempat usaha spa, panti pijat maupun tempat hiburan. "Meski usahanya telah mendapatkan izin, kontrol harus terus dilakukan," tandasnya.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved