Malang Raya
Siti Wasilah Tak Menyangka Rumahnya Dibangun Pemkot Malang Melalui Bantuan Dari Baznas
Wajah Sukarnoto (58) dan Siti Wasilah (39) nampak sumringah usai rumah mereka mendapatkan bantuan pembangunan dari Pemerintah Kota Malang.
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Zainuddin
Anggaran yang digunakan dalam bedah rumah ini merupakan amal dan zakat yang disisihkan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Malang.
“Kami ingin, amal dan zakat ini nantinya bisa bermanfaat bagi masyarakat yang benar-benar ingin membutuhkan,” ujar Bung Edi sapaan akrabnya.
Program bedah rumah sendiri juga memiliki kriteria dan klasifikasi tersendiri.
Di antaranya ialah hunian yang sudah tidak layak huni dan berpotensi membahayakan si penghuni itu sendiri.
Kemudian dari unsur kesehatan, kata Bung Edi, setiap rumah yang selesai dipugar harus memiliki ventilasi dan juga pencahayaan.
Sehingga nantinya akan ada pertukaran udara yang baik dan hunian tersebut tidak menjadi lembab.
“Teknisnya rumah ini harus memiliki pondasi bangunan yang kokoh dan layak huni.”
“Kemudian harus ada pencahayaan dan ventilasi juga dibenahi agar memenuhi keamanan konstruksi dan kesehatan udara,” ujarnya.
Orang nomor dua di Kota Malang itu juga mengajak masyarakat agar saling bergotong-royong membantu tetangganya yang sedang mengalami kesulitan.
“Melalui gotong royong dan rasa kebersamaan yang terus kita bangun, Saya yakin program pengentasan kemiskinan akan sukses kita laksanakan,” tandasnya.